Heronimus Tabrani Wasis Terpilih Pimpin FKDM Sanggau Periode 2026–2030

Editor: Admin

Joni Irwanto saat memberikan pengarahan kepada pengurus FKDM Sanggau.SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau)Heronimus Tabrani Wasis resmi terpilih sebagai Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Sanggau periode 2026–2030 melalui musyawarah mufakat yang digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sanggau, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Badan Kesbangpol Sanggau, Joni Irwanto, dan dihadiri seluruh perwakilan etnis serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sanggau.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta secara bulat menyepakati nama Heronimus Tabrani Wasis sebagai ketua FKDM yang baru.

Usai terpilih, Heronimus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

“Yang pasti, saya mohon dukungan kawan-kawan semua, terutama para senior yang saya anggap seperti orang tua saya untuk sama-sama menjalankan roda organisasi agar lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Joni Irwanto berharap FKDM dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah, terutama dalam memberikan masukan, antisipasi, dan informasi terkait dinamika kehidupan masyarakat di Kabupaten Sanggau.

Menurutnya, FKDM memiliki peran strategis dalam mendeteksi berbagai potensi ancaman maupun tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“FKDM ini tidak hanya berbicara soal hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan (HTAG), tetapi juga bagaimana melihat potensi yang dapat dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat, seperti menghadapi persoalan narkoba, kenakalan remaja dan berbagai isu sosial lainnya,” kata Joni.

Ia menambahkan, rekomendasi dan masukan dari FKDM nantinya diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat sekaligus mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Joni juga berharap kepengurusan FKDM yang baru dapat aktif melaksanakan musyawarah kerja sehingga roda organisasi berjalan lebih terarah dan produktif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya dokumentasi setiap informasi dan rekomendasi yang dihasilkan organisasi agar dapat menjadi arsip daerah dan bahan literasi bagi generasi mendatang.

“Informasi dan masukan yang disampaikan harus terdokumentasi dengan baik sehingga nantinya bisa menjadi arsip daerah dan sumber pembelajaran untuk generasi berikutnya,” tutupnya.SK

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play