Batam (Suara Sanggau) – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Asrama Haji Embarkasi Batam saat jemaah haji asal Kalimantan Barat yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba dari Tanah Suci, Selasa (16/06/2026). Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat yang juga Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan Sambut Kepulangan Perdana Jemaah Haji di Embarkasu Batam.SUARASANGGAU/SK
Wajah-wajah bahagia terlihat dari para jemaah yang baru menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah. Momen kepulangan itu menjadi saat yang penuh syukur setelah melalui perjalanan panjang dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji yang telah dijalani para jemaah. Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.
“Alhamdulillah, kami menyambut bapak dan ibu sekalian dengan rasa syukur yang mendalam. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan di Tanah Suci diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan Kalimantan Barat,” ujar Norsan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi para jemaah dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Ia berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Norsan juga menegaskan bahwa proses penyambutan hingga pemulangan jemaah dilakukan melalui koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pihak embarkasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan kepulangan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia menjelaskan, kedatangan kloter pertama ini menjadi awal dari proses pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Barat yang akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, berbagai persiapan dan dukungan pelayanan terus dilakukan agar seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan nyaman.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen memberikan dukungan pelayanan dan memfasilitasi kelancaran transportasi para jemaah hingga kembali ke kabupaten dan kota tujuan masing-masing,” tegasnya.
Penyambutan jemaah haji kloter pertama tersebut menjadi momentum penuh makna yang menandai berakhirnya perjalanan spiritual para jemaah di Tanah Suci. Selain membawa kebahagiaan bagi keluarga yang menanti, kepulangan mereka juga diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat Kalimantan Barat.
Dengan dimulainya proses pemulangan jemaah haji tahun 2026, pemerintah berharap seluruh rangkaian kepulangan dapat berlangsung lancar hingga kloter terakhir, sehingga para jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat dan penuh kebahagiaan[SK