Sanggau (Suara Sanggau) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Balai Sebut–Kembayan, tepatnya di Dusun Landau, Desa Jangkang Benua, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 18.20 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa itu segera mendapat penanganan dari personel Polsek Jangkang setelah laporan diterima sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan melibatkan sepeda motor Kawasaki KLX tanpa nomor polisi yang dikendarai Melkiades Adrian (17) dengan penumpang Dionesius Obertus Farel (15), serta sepeda motor Yamaha Jupiter KB 4086 DY yang dikendarai Benediktus Anwar (43), seorang perangkat Desa Jangkang Benua.
Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, Benediktus Anwar melaju dari arah Kembayan menuju Balai Sebut. Saat berada di lokasi kejadian, ia diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai Melkiades Adrian.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan para pengendara terlempar dari kendaraannya.
Akibat kecelakaan tersebut, Benediktus Anwar mengalami luka serius dan sempat dievakuasi ke Puskesmas Jangkang. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, Melkiades Adrian mengalami luka robek dan sejumlah cedera sehingga harus dirujuk ke RSUD Sintang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Penumpangnya, Dionesius Obertus Farel, juga menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.
Kapolsek Jangkang, IPTU Sukarjo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui secara lengkap penyebab kecelakaan,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolsek Jangkang sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi aman sebelum menyalip, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” tegas IPTU Sukarjo.
Setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh petugas, jenazah Benediktus Anwar diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 20.00 WIB untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur antarkecamatan yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi pada sore hingga malam hari.[Hermansyah]
