Sanggau Perkuat Perlindungan Pekerja Sawit, Cegah Kerja Paksa dan TPPO Melalui Forum Multipihak

Editor: Admin


Sanggau
(Suara Sanggau) – Pemerintah Kabupaten Sanggau memperkuat komitmen dalam melindungi pekerja sektor perkebunan kelapa sawit dari praktik kerja paksa dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Konsultasi Multipihak Pengembangan Layanan Akses Perlindungan Pekerja (LAPP) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Drs. Aswin Khatib, M.Si., di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau, Selasa lalu.

Forum ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun sistem perlindungan pekerja yang lebih kuat, khususnya bagi tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit.

Dalam sambutannya, Sekda Sanggau Aswin Khatib menegaskan bahwa perlindungan pekerja bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar hak-hak pekerja dapat terpenuhi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, lembaga terkait, serta masyarakat menjadi kunci dalam mencegah terjadinya praktik kerja paksa maupun TPPO.

“Perlindungan pekerja merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak agar upaya pencegahan dan pemberantasan praktik kerja paksa serta perdagangan orang dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia berharap melalui forum tersebut dapat terbentuk komitmen bersama dalam memperkuat layanan perlindungan pekerja, termasuk meningkatkan pengawasan dan memastikan setiap tenaga kerja mendapatkan perlakuan yang layak sesuai aturan yang berlaku.

Sekda menilai sektor perkebunan kelapa sawit memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, sehingga aspek perlindungan terhadap pekerja harus menjadi perhatian utama agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pemenuhan hak dan kesejahteraan tenaga kerja.

Melalui pengembangan Layanan Akses Perlindungan Pekerja (LAPP), Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap mampu menghadirkan mekanisme perlindungan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan bebas dari eksploitasi.

Forum konsultasi multipihak ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kerja paksa dan TPPO membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Dengan komitmen bersama, Kabupaten Sanggau diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih berkeadilan serta memberikan perlindungan maksimal bagi para pekerja, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play