Pontianak (Suara Sanggau) – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar), Dr. Emilwan Ridwan, resmi melantik Kolonel Cpm. Agus Subur Mudjiono, S.H., M.A.P. sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat yang baru, Selasa (14/7/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Baharuddin Lopa, Kantor Kejati Kalbar, dan dihadiri jajaran pejabat utama Kejati Kalbar, unsur pimpinan TNI, Oditurat Militer, serta Pengadilan Militer se-Kalimantan Barat.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan Kejaksaan dalam menghadapi dinamika dan tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks. Kehadiran Aspidmil diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan sinergi antara institusi penegak hukum sipil dan militer, khususnya dalam penanganan perkara koneksitas yang melibatkan unsur sipil dan militer.
Dalam sambutannya, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme institusi.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang penegakan hukum.
“Jadilah teladan, jaga integritas, dan bangun kolaborasi yang baik. Kepercayaan masyarakat lahir dari kinerja yang profesional dan transparan,” tegas Emilwan.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara Kejaksaan, TNI, Oditurat Militer, dan Pengadilan Militer menjadi faktor penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif, adil, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Kajati juga menekankan bahwa tantangan penegakan hukum ke depan menuntut seluruh aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan dilantiknya Kolonel Cpm. Agus Subur Mudjiono sebagai Aspidmil Kejati Kalbar, diharapkan koordinasi antarinstansi dalam penanganan perkara koneksitas semakin optimal serta mampu memperkuat integrasi sistem penegakan hukum sipil dan militer di Kalimantan Barat.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperteguh komitmen bersama dalam menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.[Hermansyah]
