Pontianak (Suara Sanggau) – Keistimewaan bulan Muharram dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Melalui program Jumat Berkah Nasi Kabsah Umi Humairah, kegiatan sosial kembali digelar dengan menjangkau anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang tengah berjuang mencari rezeki di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung di tiga lokasi berbeda tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi di bulan yang dikenal sebagai salah satu bulan penuh keberkahan dalam Islam.
Lokasi pertama yang disambangi adalah kawasan Pemakaman Kesultanan Pontianak di Batu Layang. Di tempat tersebut, tim relawan membagikan nasi kotak, aneka kue, serta sejumlah kebutuhan lainnya kepada anak-anak dan keluarga besar Yayasan Cahaya Yatim & Dhuafa.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa ketika para penerima manfaat menerima bantuan yang disalurkan. Tidak hanya sekadar berbagi makanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Kabupaten Mempawah, tepatnya di kawasan Pemakaman Taman Habib Husein Al Qadri. Di lokasi yang menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat tersebut, tim kembali menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat ukhuwah dan persaudaraan.
Tak berhenti di sana, program sosial tersebut juga menjangkau Kota Singkawang. Bantuan diserahkan kepada Rumah Quran Al Hasani, berupa wakaf sajadah gulung, bingkisan untuk para santri, uang motivasi, serta dukungan dana operasional guna membantu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan Al-Qur’an tersebut.
Bantuan yang diberikan diharapkan mampu mendukung kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu sekaligus mendorong semangat mereka untuk terus belajar dan mendalami nilai-nilai keislaman.
Penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa program Jumat Berkah Nasi Kabsah Umi Humairah tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan semangat kebersamaan bagi mereka yang membutuhkan.
Momentum Muharram, menurut penyelenggara, menjadi pengingat pentingnya memperbanyak amal kebaikan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, terutama anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan perhatian bersama.
Melalui rangkaian kegiatan yang menjangkau Pontianak, Mempawah, dan Singkawang tersebut, diharapkan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial tetap hidup serta menjadi kekuatan dalam membantu sesama menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan semangat Muharram yang penuh berkah, program Jumat Berkah Nasi Kabsah Umi Humairah diharapkan terus berlanjut dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah Kalimantan Barat, sehingga kebaikan yang ditanam hari ini dapat menjadi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.[Hermansyah]
