Pemkab Sanggau Percepat Pengembangan Pustu ILP, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan hingga Pelosok

Editor: Admin

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori.SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau) – Pemerintah Kabupaten Sanggau terus berupaya memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat melalui program pengembangan Puskesmas Pembantu (Pustu) menjadi Integrasi Layanan Primer (ILP). Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas akses layanan kesehatan yang lebih merata hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori, mengatakan pengembangan Pustu ILP masih dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah serta dukungan program dari pemerintah pusat.

“Saat ini Kabupaten Sanggau memiliki 19 puskesmas, 91 pustu, dan 174 polindes. Dari 91 pustu itu, seluruhnya direncanakan akan dikembangkan menjadi Pustu ILP secara bertahap,” kata Najori, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, transformasi layanan kesehatan primer melalui Pustu ILP bertujuan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mudah diakses masyarakat, dan mampu menjangkau seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Namun demikian, keterbatasan anggaran pembangunan masih menjadi tantangan dalam percepatan program tersebut. Hingga saat ini, pengembangan Pustu ILP belum dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau.

Najori mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, pemerintah baru mampu membangun tiga unit Pustu ILP sebagai bagian dari implementasi program penguatan layanan kesehatan primer.

“Pada tahun 2025 baru tiga unit Pustu yang dibangun menjadi ILP. Sementara itu, pada tahun 2026 tidak ada pembangunan atau rehabilitasi Pustu ILP,” ungkapnya.

Meski tidak terdapat pembangunan fisik pada tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tetap berupaya memperkuat pelayanan kesehatan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung serta peningkatan kualitas layanan yang sudah berjalan.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program tersebut akan sangat bergantung pada dukungan anggaran dan kebijakan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah.

“Untuk tahun 2027 direncanakan akan dibangun satu Pustu lagi menjadi ILP. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah di bidang kesehatan,” ujarnya.

Najori berharap pengembangan Pustu ILP dapat terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang sehingga seluruh Pustu di Kabupaten Sanggau dapat bertransformasi menjadi fasilitas pelayanan kesehatan primer yang lebih modern, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemerataan layanan kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanganan berbagai masalah kesehatan sejak tingkat desa.

“Pemerintah Kabupaten Sanggau terus mendorong penguatan layanan kesehatan primer melalui pengembangan Puskesmas Pembantu menjadi Integrasi Layanan Primer,” pungkasnya.

Dengan pengembangan Pustu ILP, Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap masyarakat di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang semakin baik.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play