Kepala Kemenag Sanggau Ikuti Breakfast Meeting Bersama Menteri Agama, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Talenta ASN

Editor: Redaksi

Sanggau (Suara Sanggau) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, H. Madrais, S.Pd., S.Ag., mengikuti kegiatan Breakfast Meeting bersama Menteri Agama Republik Indonesia secara hibrida pada Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan implementasi kebijakan Kementerian Agama berjalan selaras hingga ke daerah.

Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik yang profesional, serta penguatan budaya kerja positif di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penguatan manajemen talenta ASN. Menteri Agama menegaskan bahwa setiap aparatur wajib melengkapi dan memperbarui data serta aktivitas tugasnya melalui sistem yang telah ditetapkan. Data tersebut akan menjadi rekam jejak kinerja yang digunakan sebagai dasar objektif dalam pengembangan kompetensi, pembinaan karier, hingga penerapan sistem merit di lingkungan Kementerian Agama.

Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja, sehingga setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kompetensi dan prestasinya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, H. Madrais, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh ASN di lingkungan Kemenag Sanggau melaksanakan pengisian data dan pelaporan kinerja secara tertib, benar, serta berkelanjutan.

“Langkah ini sangat penting guna mewujudkan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan selaras sepenuhnya dengan kebijakan pusat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Madrais menambahkan bahwa kepatuhan dalam pengelolaan data kinerja tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada hasil. Dengan sistem yang tertata baik, setiap program dan layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Melalui kegiatan Breakfast Meeting tersebut, jajaran Kementerian Agama di daerah diharapkan semakin memahami arah kebijakan nasional sekaligus mampu mengimplementasikannya secara optimal dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play