Sanggau (Suara Sanggau) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-141 Pekong Tri Dharma Sanggau berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Minggu (19/7/2026). Momen bersejarah tersebut tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Sanggau.Susana Hadiri HUT ke-141 Pekong Sanggau.SUARASANGGAU/SK
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Anggota DPR RI Paolus Hadi, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, Ketua Yayasan Tri Dharma Pekong Sanggau Liau Djun Khiong, perwakilan Yonif TP 833/BD, perwakilan Koramil Kapuas, pengurus Yayasan Tri Dharma Pekong Sanggau, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Tionghoa Kabupaten Sanggau.
Memasuki usia ke-141 tahun, Pekong Tri Dharma Sanggau dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah daerah. Selain sebagai tempat ibadah, keberadaannya juga menjadi bagian dari warisan sosial dan budaya yang turut membentuk kehidupan masyarakat Sanggau yang harmonis dan majemuk.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan umat yang merayakan hari jadi Pekong Tri Dharma Sanggau. Ia berharap momentum peringatan tersebut semakin memperkuat nilai-nilai kebajikan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui momentum ini semakin memperkuat nilai kebajikan, persaudaraan, toleransi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Susana.
Menurutnya, Kabupaten Sanggau merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, agama, adat istiadat, dan budaya. Keragaman tersebut bukan menjadi penghalang, melainkan modal sosial yang sangat berharga untuk menjaga stabilitas daerah dan mendorong kemajuan pembangunan.
Susana menegaskan bahwa semangat toleransi dan saling menghormati yang selama ini terjalin harus terus dipelihara agar kehidupan masyarakat tetap harmonis di tengah berbagai perbedaan.
“ Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk terus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan,” ajaknya.
Ia menambahkan, keberadaan Pekong Tri Dharma selama lebih dari satu abad menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap perbedaan telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Sanggau.
Perayaan HUT ke-141 Pekong Tri Dharma Sanggau pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan tokoh lintas agama menjadi cerminan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Sanggau.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persatuan dalam keberagaman merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Sanggau yang aman, damai, dan semakin maju di masa mendatang.[SK]