Pontianak (Suara Sanggau) – Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat kembali menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap seluruh personelnya, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal untuk menjaga profesionalisme, meningkatkan disiplin, serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi Polri.
Satbrimob Polda Kalbar Intensifkan Gaktiblin, Wujud Komitmen Polri Awasi & Tingkatkan Disiplin Persone.SUARASANGGAU/SK
Pelaksanaan Gaktiblin dipimpin personel Provos Satbrimob Polda Kalbar sebagai tindak lanjut arahan Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol Dede Rojudin, S.I.K., M.H., M.Han., yang menekankan pentingnya kepatuhan anggota terhadap aturan, disiplin, dan kode etik profesi kepolisian.
Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh personel. Tidak hanya memeriksa identitas diri dan sikap tampang anggota, petugas Provos juga melakukan pengecekan kelengkapan administrasi kendaraan bermotor, surat-surat dinas, hingga administrasi kepemilikan dan penggunaan senjata api bagi personel yang diberikan kewenangan membawa senjata api pendek.
Langkah pengawasan juga diperluas pada pemeriksaan telepon genggam personel. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah keterlibatan anggota dalam aktivitas yang melanggar hukum maupun aturan institusi, termasuk praktik perjudian online serta penyalahgunaan media digital lainnya yang belakangan menjadi perhatian serius di lingkungan Polri.
Dansatbrimob Polda Kalbar menginstruksikan agar personel Provos memberikan tindakan sesuai ketentuan terhadap anggota yang ditemukan tidak melengkapi dokumen wajib atau melakukan aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi.
Salah satu personel Provos yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Brigpol David M. Hasiholan S., S.H., mengatakan bahwa Gaktiblin merupakan agenda pembinaan rutin yang bertujuan memastikan seluruh anggota tetap berada dalam koridor aturan dan standar profesionalisme yang telah ditetapkan.
“Kegiatan Gaktiblin ini merupakan salah satu bentuk pengawasan dan pembinaan dari institusi kepada personel. Sebagai anggota Polri, kami dituntut untuk selalu disiplin dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Menurut Brigpol David, pengawasan internal memiliki peran penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Polri. Melalui kegiatan tersebut, anggota diingatkan untuk senantiasa menjaga integritas, disiplin, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Di era digital saat ini, penggunaan media sosial yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap individu maupun institusi tempat anggota bertugas.
“Kami mengingatkan seluruh personel untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Apa yang dilakukan di ruang digital juga menjadi bagian dari cerminan integritas seorang anggota Polri,” katanya.
Lebih lanjut, Brigpol David menegaskan bahwa pelaksanaan Gaktiblin secara berkala merupakan bukti nyata komitmen Satbrimob Polda Kalbar dalam menjaga profesionalisme dan integritas anggotanya.
“Polri tidak hanya melakukan pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga terus melakukan pengawasan internal terhadap anggotanya guna memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan, kode etik, dan nilai-nilai yang berlaku di institusi Polri,” tegasnya.
Melalui kegiatan pengawasan yang berkelanjutan tersebut, Satbrimob Polda Kalbar berharap seluruh personel semakin meningkatkan kedisiplinan, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus terjaga sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Gaktiblin juga menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik institusi, baik saat bertugas di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin dan integritas yang kuat dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.[SK]