Singkawang (Suara Sanggau) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singkawang mempertegas komitmennya dalam memberantas peredaran barang terlarang melalui kegiatan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dan razia blok hunian, Jumat (08/05/2026).
Kepala Lapas Kelas II B Singkawang, David Anderson Setiawan saat memimpin konferensi pers terkait ikrar pemasyarakatan dan razia di Lapas Kelas II B Singkawang,SUARASANGGAU/SK
Kegiatan tersebut menyasar pemberantasan handphone ilegal, narkoba dan praktik penipuan atau Halinar di lingkungan lapas. Dalam pelaksanaannya, Lapas Singkawang menggandeng unsur TNI, Polri, Brimob serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang.
Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang, David Anderson Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bersih dari pelanggaran.
“Kami melakukan ikrar bersama, tes urine bagi warga binaan, hingga razia blok hunian secara menyeluruh. Ke depannya, razia insidentil akan terus kami gencarkan untuk memastikan Lapas benar-benar bersih dari alat komunikasi ilegal,” ujar David.
Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan 12 unit handphone, charger serta sejumlah barang terlarang lainnya dari blok hunian warga binaan.
Sementara itu, terkait hasil tes urine massal terhadap warga binaan, pihak Lapas masih menunggu laporan resmi dari BNN Kota Singkawang.
Selain fokus pada pemberantasan barang terlarang, David juga menyoroti kondisi Lapas Singkawang yang saat ini mengalami over kapasitas. Dari kapasitas ideal sebanyak 427 orang, jumlah penghuni lapas kini mencapai 617 warga binaan, terdiri dari 602 laki-laki dan 15 perempuan.
Meski mengalami kelebihan kapasitas, pihak Lapas memastikan pengawasan dan pengamanan tetap menjadi prioritas utama demi menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
“Kondisi over kapasitas tentu menjadi tantangan tersendiri, namun kami tetap berupaya maksimal menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi di dalam lapas tetap kondusif,” pungkasnya.SK