Pemprov Kalbar Pastikan Peningkatan Jalan Sukadana Berlanjut hingga 2026, Dukung MTQ Nasional

Editor: Admin

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat diwawancarai media usai apel perdana 2026 pada Senin (05/01/2026).SUARASANGGAU/SK

Pontianak
(Suara Sanggau) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Sukadana akan terus berlanjut hingga tahun 2026. Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menunjang kelancaran agenda berskala nasional di Kalbar.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa pembenahan jalan provinsi telah dimulai sejak tahun 2025 dan akan dilanjutkan secara bertahap pada 2026, termasuk peningkatan akses menuju Sukadana dan wilayah sekitarnya.

“Peningkatan jalan provinsi sudah kita mulai sejak 2025 dan insyaallah akan terus kita lanjutkan di tahun 2026,” ujar Norsan.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian utama adalah jalan Sukadana–Teluk Batang. Ruas ini masuk dalam program strategis nasional dan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026 guna mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional yang akan digelar di Kalimantan Barat.

“Untuk mendukung MTQ nasional 2026, kita upayakan jalan Sukadana–Teluk Batang selesai sebelum Agustus,” tegasnya.

Selain itu, Norsan mengungkapkan akses jalan Ketapang–Sukadana saat ini telah rampung dan kembali dapat dilalui. Jalur tersebut tersambung hingga Kayong Utara melalui Prawas, sehingga memperkuat konektivitas antarwilayah yang sebelumnya sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur.

“Alhamdulillah, jalan Ketapang–Sukadana sudah selesai. Dari Prawas ke Kayong Utara juga sudah bisa dilewati. Jika seluruh jalur ini terbuka dengan baik, waktu tempuh ke Kayong Utara sekitar enam jam,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui karena kerusakan jembatan. Namun saat ini seluruh jembatan di jalur tersebut telah diperbaiki, sehingga akses transportasi kembali normal dan aman dilalui.

Menurut Norsan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan inflasi yang tetap terkendali, perbaikan konektivitas diharapkan mampu memperlancar mobilitas barang dan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman.

Di sisi lain, Pemprov Kalbar juga terus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan hingga ke tingkat desa.

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, Gubernur Ria Norsan optimistis pembangunan di wilayah Sukadana dan sekitarnya akan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini