| Patroli Babinsa Koramil 1202-03/Singkawang bersama personel Satgas BKO pada Minggu (27/9/2026). SUARASANGGAU/SK |
Patroli dilakukan Babinsa Koramil 1202-03/Singkawang bersama personel Satgas BKO pada Minggu (27/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul di kawasan yang sebelumnya terdampak kebakaran.
Dalam patroli tersebut, Serda Saifulah dari Koramil 1202-03/Singkawang bersama enam personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Dhea Irawan turun langsung menyisir sejumlah lokasi. Tim menggunakan empat unit sepeda motor untuk menjangkau kawasan yang menjadi sasaran pemantauan.
Petugas melakukan pengecekan terhadap lahan yang sebelumnya terbakar. Hasil monitoring menunjukkan tidak ditemukan hotspot baru maupun titik api. Personel juga memastikan tidak ada sisa bara, api, ataupun asap yang kembali muncul dari lahan bekas terbakar.
Selain memantau kondisi lahan, petugas turut mengawasi aktivitas masyarakat di sekitar kawasan rawan. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan kegiatan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar yang berpotensi memicu munculnya titik api baru.
Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran. Edukasi tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan agar api tidak menyebar dan berkembang menjadi Karhutla.
Danramil 1202-03/SKH, Kapten Inf Pendi Hutagalung, mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan kewaspadaan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Kami terus mengingatkan seluruh personel untuk tidak lengah. Setiap wilayah yang memiliki potensi Karhutla harus dipantau secara rutin, sehingga apabila muncul indikasi titik api dapat segera diketahui dan ditangani,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat turut berperan menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembukaan lahan menggunakan cara membakar.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat. Peran masyarakat sangat penting. Mari bersama menjaga lingkungan agar tetap aman dan tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan masyarakat luas,” tambahnya.
Kodim 1202/Singkawang memastikan pemantauan di wilayah rawan Karhutla akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan kebakaran.
Api yang telah padam tidak berarti kewaspadaan berakhir. Patroli dan pemantauan terus dilakukan untuk menjaga wilayah Singkawang dari ancaman Karhutla.[SK]