Sanggau (Suara Sanggau) – Sebuah rumah di Lingkungan Doku, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kabupaten Sanggau, hangus terbakar pada Jumat malam (31/7/2026). Dalam peristiwa tersebut, seorang anak mengalami luka bakar setelah terkena sambaran api saat memasak..jpeg)
Satu Rumah di Sungai Sengkuang Sanggau Terbakar, 1 Anak Alami Luka Bakar.SUARASANGGAU/SK
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sanggau, Ade Ali Sadikin, membenarkan kejadian tersebut. Laporan kebakaran pertama kali diterima Regu Piket C Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sanggau sekitar pukul 20.27 WIB.
“Objek yang terbakar adalah satu unit rumah milik saudara Watno,” ujar Ade Ali Sadikin.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran bermula ketika empat orang anak yakni Syafardi, Aria, Eldi, dan Baim sedang berada di rumah tersebut untuk memasak mi. Rumah milik Watno diketahui belum ditempati karena masih dalam tahap penyelesaian pembangunan, sehingga pintu rumah tidak dalam kondisi terkunci.
Saat proses memasak berlangsung, diduga terjadi kebocoran pada tabung gas yang kemudian memicu percikan api. Api tersebut menyambar bagian kaki salah seorang anak bernama Syafardi hingga mengalami luka bakar.
“Saat sedang memasak tiba-tiba ada percikan api dari tabung gas yang diperkirakan bocor dan menyambar kaki salah satu anak, Syafardi, sehingga mengalami luka bakar di kakinya,” jelas Ade.
Melihat kejadian tersebut, keempat anak tersebut panik dan segera keluar dari rumah untuk meminta bantuan warga sekitar. Namun, api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian ruang tengah hingga plafon rumah yang terbuat dari bahan tripleks.
Korban luka bakar kemudian langsung dievakuasi ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 20.33 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat kembali muncul.
“Tim pemadam kebakaran telah melakukan tindakan penanggulangan di lokasi kejadian sesuai standar operasional prosedur yang berlaku,” kata Ade.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian materiil belum dapat dipastikan karena masih dilakukan pendataan terhadap aset yang terbakar.
Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Sanggau mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan peralatan berbahan bakar gas, terutama ketika memasak.
Ia mengingatkan warga untuk memastikan kondisi tabung, regulator, dan selang gas dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
“Pastikan seluruh peralatan kompor gas dalam kondisi baik dan jangan meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan,” imbaunya.[SK]