Sanggau (Suara Sanggau) – Kecamatan Tayan Hilir menjadi salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi di Kabupaten Sanggau. Selain dilintasi Jalan Trans Kalimantan, kawasan ini juga merupakan jalur strategis penghubung menuju Provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Ketapang yang setiap hari dipadati kendaraan angkutan barang maupun penumpang.
Sebagai upaya menekan angka kecelakaan, Polsek Tayan Hilir terus mengintensifkan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat dengan mengedepankan budaya keselamatan berkendara. Salah satu bentuk nyata yang dilakukan adalah pemasangan 15 banner imbauan keselamatan lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga 17.20 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tayan Hilir IPTU Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., bersama personel Polsek Tayan Hilir.
Banner dipasang di sejumlah lokasi strategis yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi, seperti tikungan tajam, ruas jalan bergelombang dan tidak rata, serta titik-titik yang berdasarkan catatan kepolisian kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Lokasi pemasangan meliputi wilayah Desa Cempedak, Desa Sejotang, Desa Subah, dan Desa Kawat.
Kapolsek Tayan Hilir IPTU Dr. Kusdarwanto mengatakan, pemasangan banner tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Trans Kalimantan.
“Keselamatan dimulai dari kesadaran diri sendiri. Banner ini bukan sekadar tulisan, tetapi pengingat bagi setiap pengendara untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan konsentrasi, dan selalu mematuhi aturan lalu lintas. Lebih baik lambat sampai tujuan, tetapi selamat sepenuhnya,” tegasnya.
Selain memasang banner, personel Polsek Tayan Hilir juga melakukan pemantauan kondisi jalan serta memberikan imbauan secara langsung kepada pengendara yang melintas. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan selama perjalanan.
Menurut Kusdarwanto, upaya pencegahan kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kesadaran seluruh pengguna jalan.
Karena itu, pihaknya akan terus menggelar patroli rutin, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengidentifikasi dan meminimalisasi berbagai faktor penyebab kecelakaan di wilayah hukum Polsek Tayan Hilir.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum bepergian, melengkapi perlengkapan keselamatan, serta menghindari mengemudi saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Melalui langkah preventif ini, Polsek Tayan Hilir berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan di jalur Trans Kalimantan dapat ditekan seminimal mungkin.[Hermansyah]
