Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian disiagakan di sejumlah SPBU guna memantau langsung aktivitas pengisian BBM. Pengawasan difokuskan pada pencegahan praktik pengisian berulang menggunakan kendaraan yang sama, penimbunan BBM, hingga penyalahgunaan BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukannya.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa pengamanan distribusi BBM merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pasokan energi serta memastikan masyarakat mendapatkan haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pengamanan dan pengawasan distribusi BBM ini kami lakukan untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan, mencegah adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat melakukan pengisian BBM di SPBU,” ujar Harris.
Menurutnya, ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat maupun roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, pengawasan dilakukan secara intensif agar tidak terjadi praktik-praktik yang dapat mengganggu pasokan dan distribusi energi di tengah masyarakat.
Selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, personel Polres Ketapang juga memberikan edukasi dan imbauan kepada pengelola SPBU serta masyarakat agar mematuhi seluruh ketentuan dalam pendistribusian BBM. Masyarakat diminta berperan aktif dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penyimpangan, penimbunan, atau praktik lain yang berpotensi merugikan kepentingan umum.
Polres Ketapang berharap langkah pengamanan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut dapat memastikan distribusi BBM tetap lancar, tepat sasaran, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa hambatan.
Kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan berkala terhadap proses distribusi BBM di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan energi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tetap kondusif.
Dengan pengawasan yang ketat dan sinergi antara kepolisian, pengelola SPBU, serta masyarakat, diharapkan distribusi BBM di Kabupaten Ketapang dapat berjalan optimal dan terhindar dari berbagai bentuk penyalahgunaan yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas.[SK]
.jpeg)