Satlantas Polres Mempawah Ungkap Kendaraan Diduga Terlibat Tabrak Lari yang Tewaskan Sunarti

Editor: Admin

Satlantas Polres Mempawah saat memeriksa sopir terduga penabrak Sunarti hingga meninggal dunia di Mako II Polres Mempawah, Minggu (21/6/2026).SUARASANGGAU?SK
Mempawah (Suara Kalbar) – Misteri kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Sunarti di Jalan Raya Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, mulai menemukan titik terang. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mempawah Polda Kalbar berhasil mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tragis tersebut.

Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (20/6/2026) pagi itu sebelumnya menjadi perhatian masyarakat lantaran korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara kendaraan yang diduga menabrak korban meninggalkan tempat kejadian.

Kasat Lantas Polres Mempawah, Iptu Tanti Putri Maharani melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Menurut Ipda Yogi, setelah menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Mempawah bersama jajaran Polsek Mempawah Hilir langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa serpihan lampu kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kami melakukan pemanggilan terhadap pihak yang diduga terlibat untuk hadir ke kantor polisi guna dilakukan pemeriksaan,” ujar Ipda Yogi, Minggu (21/6/2026).

Selain itu, penyidik juga menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur yang diduga dilalui kendaraan tersebut. Dari hasil analisis awal, polisi menemukan petunjuk yang mengarah kepada satu unit kendaraan yang mengalami kerusakan pada bagian lampu sein.

Pengemudi kendaraan tersebut kemudian memenuhi panggilan penyidik dan datang ke Kantor Satlantas Polres Mempawah pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 01.26 WIB untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Pengemudi sudah hadir di kantor Satlantas dan telah dilakukan pemeriksaan awal atau BAP. Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses klarifikasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian,” jelas Ipda Yogi.

Dalam pemeriksaan awal, pengemudi mengaku tidak langsung mengetahui adanya kecelakaan saat melintas di lokasi kejadian. Ia menyebut saat itu dirinya dalam kondisi mengantuk ketika melakukan perjalanan dari arah Sambas menuju Pontianak.

Menurut keterangannya, ia sempat merasakan adanya benturan, namun tidak melihat kendaraan lain di belakangnya. Karena tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut, pengemudi kemudian melanjutkan perjalanan hingga beristirahat di wilayah Kampung Pasir.

Merasa penasaran dengan benturan yang dirasakan, pengemudi kemudian kembali menuju lokasi kejadian dengan meminjam sepeda motor warga sekitar. Namun setibanya di lokasi, ia mengaku tidak menemukan korban maupun kendaraan lain.

Setelah kembali ke tempat kerja, pengemudi baru mengetahui adanya kerusakan pada bagian lampu sein kendaraan yang dikemudikannya. Kecurigaan semakin menguat setelah melihat informasi kecelakaan di media sosial dan mencocokkannya dengan serpihan kaca lampu yang ditemukan di lokasi kejadian.

Meski demikian, Satlantas Polres Mempawah menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap serta menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan lanjutan terhadap pengemudi, saksi-saksi, serta barang bukti yang ada. Penanganan dilakukan secara profesional dan transparan,” tegas Ipda Yogi.

Sebagai langkah awal, pihak kepolisian juga telah mengarahkan pengemudi untuk berkomunikasi dengan keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral sembari menunggu proses hukum berjalan.

“Yang bersangkutan sudah kami arahkan untuk berkunjung dan berkomunikasi dengan keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab awal sambil menunggu proses hukum berjalan,” pungkasnya.

Pengungkapan kendaraan yang diduga terlibat ini menjadi langkah penting bagi kepolisian dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan keluarga korban atas peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa Sunarti.Mempawah (Suara Kalbar) – Misteri kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Sunarti di Jalan Raya Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, mulai menemukan titik terang. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mempawah Polda Kalbar berhasil mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tragis tersebut.

Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (20/6/2026) pagi itu sebelumnya menjadi perhatian masyarakat lantaran korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara kendaraan yang diduga menabrak korban meninggalkan tempat kejadian.

Kasat Lantas Polres Mempawah, Iptu Tanti Putri Maharani melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Menurut Ipda Yogi, setelah menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Mempawah bersama jajaran Polsek Mempawah Hilir langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa serpihan lampu kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kami melakukan pemanggilan terhadap pihak yang diduga terlibat untuk hadir ke kantor polisi guna dilakukan pemeriksaan,” ujar Ipda Yogi, Minggu (21/6/2026).

Selain itu, penyidik juga menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur yang diduga dilalui kendaraan tersebut. Dari hasil analisis awal, polisi menemukan petunjuk yang mengarah kepada satu unit kendaraan yang mengalami kerusakan pada bagian lampu sein.

Pengemudi kendaraan tersebut kemudian memenuhi panggilan penyidik dan datang ke Kantor Satlantas Polres Mempawah pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 01.26 WIB untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Pengemudi sudah hadir di kantor Satlantas dan telah dilakukan pemeriksaan awal atau BAP. Saat ini yang bersangkutan masih dalam proses klarifikasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian,” jelas Ipda Yogi.

Dalam pemeriksaan awal, pengemudi mengaku tidak langsung mengetahui adanya kecelakaan saat melintas di lokasi kejadian. Ia menyebut saat itu dirinya dalam kondisi mengantuk ketika melakukan perjalanan dari arah Sambas menuju Pontianak.

Menurut keterangannya, ia sempat merasakan adanya benturan, namun tidak melihat kendaraan lain di belakangnya. Karena tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut, pengemudi kemudian melanjutkan perjalanan hingga beristirahat di wilayah Kampung Pasir.

Merasa penasaran dengan benturan yang dirasakan, pengemudi kemudian kembali menuju lokasi kejadian dengan meminjam sepeda motor warga sekitar. Namun setibanya di lokasi, ia mengaku tidak menemukan korban maupun kendaraan lain.

Setelah kembali ke tempat kerja, pengemudi baru mengetahui adanya kerusakan pada bagian lampu sein kendaraan yang dikemudikannya. Kecurigaan semakin menguat setelah melihat informasi kecelakaan di media sosial dan mencocokkannya dengan serpihan kaca lampu yang ditemukan di lokasi kejadian.

Meski demikian, Satlantas Polres Mempawah menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap serta menentukan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan lanjutan terhadap pengemudi, saksi-saksi, serta barang bukti yang ada. Penanganan dilakukan secara profesional dan transparan,” tegas Ipda Yogi.

Sebagai langkah awal, pihak kepolisian juga telah mengarahkan pengemudi untuk berkomunikasi dengan keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral sembari menunggu proses hukum berjalan.

“Yang bersangkutan sudah kami arahkan untuk berkunjung dan berkomunikasi dengan keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab awal sambil menunggu proses hukum berjalan,” pungkasnya.

Pengungkapan kendaraan yang diduga terlibat ini menjadi langkah penting bagi kepolisian dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan keluarga korban atas peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa Sunarti.[SK}

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play