Banjir Rendam Sejumlah Kecamatan di Sanggau, Ratusan Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

Editor: Admin

Banjir yang melanda Dusun Sontas Desa Entikong. SUARASANGGAU/SK

Sanggau
(Suara Sanggau) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, diterjang banjir pada Jumat (09/01/2026) akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Kamis (08/01/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau mencatat banjir melanda beberapa kecamatan, di antaranya Entikong, Sekayam, Beduai, dan Noyan.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan, menjelaskan banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan Sungai Sekayam meluap. Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1 meter di sejumlah lokasi.

“Banjir ini terjadi karena curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama, sehingga debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga,” jelas Budi Darmawan.

Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Sanggau telah mengambil langkah strategis dengan menyiagakan tim penanggulangan bencana untuk bergerak ke lokasi terdampak. Tim dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung, termasuk perahu karet dan perlengkapan evakuasi lainnya.

“Tim akan stay di lokasi banjir dengan membawa peralatan yang diperlukan untuk membantu evakuasi dan penanganan banjir,” katanya.

BPBD Sanggau juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak serta tingkat keparahan banjir di masing-masing wilayah. Dari laporan sementara, kondisi terparah terjadi di Kecamatan Entikong.

Banjir di Entikong dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Kamis malam dan merendam tiga desa, yakni Desa Entikong, Desa Pala Pasang, dan Desa Suruh Tembawang yang mencakup 14 dusun. Ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan mencapai 1 hingga 3 meter.

“Sekitar 300 rumah terendam banjir dan kurang lebih 500 jiwa terpaksa mengungsi. Satu rumah warga dilaporkan hanyut terbawa arus sungai. Selain itu, jembatan gantung rusak dan jalan mengalami retak, sehingga beberapa akses transportasi terputus,” ungkap Budi.

Hingga saat ini, proses evakuasi warga masih terus berlangsung dan belum ada laporan korban jiwa. Namun, ketinggian air di Kecamatan Entikong dilaporkan terus meningkat dan wilayah terdampak semakin meluas.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diperkirakan masih akan terjadi di Kabupaten Sanggau hingga tiga hari ke depan. Kondisi ini berpotensi memperburuk situasi banjir.

Oleh karena itu, BPBD Sanggau mengimbau seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah desa dan kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), TNI-Polri, hingga instansi terkait lainnya, untuk meningkatkan koordinasi dalam upaya penanggulangan bencana.

“Prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga, serta penentuan kebutuhan lanjutan seperti pendirian dapur umum atau penyaluran bantuan langsung kepada rumah tangga terdampak,” tutup Budi Darmawan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini