| Polisi saat olah TKP usai LBC ditemukan meninggal dunia di rumahnya, RT. 005/RW. 005, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Rabu (30/9/2026). SUARASANGGAU/SK |
Penemuan tersebut bermula ketika dua keponakan korban, Yenny dan Yunny, merasa curiga karena LBC tidak terlihat keluar rumah sejak Minggu (27/9/2026).
Sekitar pukul 14.00 WIB, keduanya mendatangi rumah korban. Namun, pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Yenny dan Yunny kemudian beberapa kali memanggil korban, tetapi tidak mendapatkan respons.
Bersama sejumlah warga, keduanya akhirnya mendobrak pintu rumah untuk memastikan kondisi korban. Saat masuk, warga mendapati LBC telah terbaring di atas kasur dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan Polsek Sungai Pinyuh untuk penanganan lebih lanjut.
Personel Polsek Sungai Pinyuh yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Roland Pasaribu mendatangi lokasi bersama Pamapta Polres Mempawah Ipda Samudra Bramantyo, Tim Jatanras dan Tim Inafis Polres Mempawah.
Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari keluarga dan para saksi.
Dari keterangan pihak keluarga dan saksi, LBC diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Korban juga disebut memiliki riwayat gangguan jiwa.
Untuk memastikan kondisi jenazah, petugas berkoordinasi dengan Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh dan Yayasan Kematian Song Sen Sah Sungai Pinyuh terkait penanganan selanjutnya.
Sugiri, perawat Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah, menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.
Pihak keluarga kemudian menyatakan menolak dilakukan autopsi karena meyakini korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.
Jenazah LBC selanjutnya diserahkan kepada Yayasan Kematian Song Sen Sah Sungai Pinyuh untuk penanganan lebih lanjut dan kemudian dilakukan proses kremasi.
Hingga penanganan di lokasi selesai, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan berdasarkan pemeriksaan luar terhadap jenazah.[SK]