IGI Sanggau Gelar Workshop Pembelajaran Bermakna, Perkuat Kompetensi Guru Lewat Literasi dan Numerasi

Editor: Admin

 

Dewan pembina IGI Sanggau saat membuka kegiatan. SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau) – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Sanggau menggelar workshop implementasi pembelajaran bermakna bertema “Sharing and Growing Together” di Aula SMP Negeri 02 Sanggau, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penerapan pembelajaran literasi, numerasi, dan pembelajaran bermakna di satuan pendidikan.

Workshop juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus IGI Kabupaten Sanggau periode 2026-2031 oleh Ketua IGI Wilayah Kalimantan Barat, Arnold Yacobus. Dalam kepengurusan yang baru dilantik, Muhammad Johnson Maulani dipercaya sebagai ketua.

Ketua IGI Kabupaten Sanggau Muhammad Johnson Maulani mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan potensi dan kompetensi guru di Kabupaten Sanggau.

“Tujuan utama kegiatan hari ini kami ingin meningkatkan potensi guru yang ada di Kabupaten Sanggau, karena kebetulan kami mendapatkan amanah untuk menjalankan kegiatan ini. Kami ingin kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi guru dalam meningkatkan kompetensi dan menerapkannya dalam proses pembelajaran,” ujar Johnson.

Ia menjelaskan, sejumlah materi diberikan dalam workshop, di antaranya pembelajaran literasi dan numerasi, praktik pembelajaran bermakna, serta pemanfaatan Rumah Belajar untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

“Yang menjadi materi pokok dalam workshop ini adalah mengenai pembelajaran literasi dan numerasi, kemudian pemanfaatan Rumah Belajar. Materi tersebut diberikan kepada peserta sebagai bagian dari kegiatan peningkatan kompetensi guru,” jelasnya.

Peserta workshop berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Sanggau.

Namun, jumlah peserta dibatasi sebanyak 100 orang karena menyesuaikan dengan kemampuan pendanaan kegiatan.

“Guru yang mengikuti kegiatan ini kami batasi ya, karena mengingat keterbatasan dana, kami batasi 100 orang. Jadi memang kami sesuaikan dengan kemampuan yang ada,” kata Johnson.

Melalui tema “Sharing and Growing Together”, IGI Sanggau mendorong para guru untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam proses pembelajaran.

Johnson berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum berbagi, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, sehingga guru mampu menghadirkan proses belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, workshop dibuka oleh Dewan Pembina IGI Sanggau yang juga Anggota DPRD Sanggau, Didi Darmadi.

Didi mengaku bangga dapat hadir di tengah para guru yang menurutnya memiliki jasa besar dalam perjalanan hidupnya.

“Tanpa mereka mungkin saya bukan siapa-siapa dan jerih payah guru juga hari ini saya bisa duduk di kursi DPRD,” ujar Didi.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play