Gubernur Ria Norsan Lantik Dewan Hakim MTQ XXXIV Kalbar, Tekankan Integritas dan Keadilan Penilaian

Editor: Admin

Dewan Hakim MTQ Kalbar saat dilantik.SUARASANGGAU/SK
Kayong Utara (Suara Sanggau) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melantik Dewan Hakim, Panitera, dan Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Pendopo Bupati Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya menjaga amanah, integritas, profesionalisme, serta netralitas dalam menjalankan tugas selama pelaksanaan MTQ agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan objektif dan menjunjung tinggi nilai keadilan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri para kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta para tamu undangan.

Mengawali sambutannya, Ria Norsan menyampaikan pantun yang mengandung pesan moral bagi para dewan hakim yang baru dilantik.

“Indahnya nian Pantai Pulau Datok, tempat berjumpa para kafilah. Hari ini dewan hakim kita lantik, menjunjung adil memegang amanah,” ujar Ria Norsan.

Menurutnya, pantun tersebut menjadi pengingat bahwa tugas yang diemban oleh dewan hakim bukan sekadar menilai kemampuan peserta, tetapi merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan rasa tanggung jawab.

Ria Norsan menegaskan, setiap anggota dewan hakim memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan MTQ. Oleh karena itu, seluruh keputusan yang diambil harus berdasarkan ketentuan, kemampuan peserta, serta prinsip keadilan.

“Bapak dan Ibu adalah seorang pemimpin. Amanah yang diberikan hari ini bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga kelak di akhirat di hadapan Allah SWT. Karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh kejujuran, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab,” pesannya.

Gubernur juga mengingatkan agar para dewan hakim tidak memberikan penilaian berdasarkan kedekatan, daerah asal, maupun kepentingan tertentu. Menurutnya, seluruh peserta harus mendapatkan perlakuan yang sama sesuai dengan kemampuan yang ditampilkan.

“Saya minta jangan ada keberpihakan, tidak ada istilah sebelah A atau sebelah B. Semua peserta harus dinilai secara objektif sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Itulah wujud keadilan yang harus dijunjung tinggi,” tegasnya.

Selain menjaga objektivitas penilaian, Ria Norsan meminta apabila terjadi perbedaan pendapat di antara dewan hakim agar dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

Menurutnya, penyelesaian persoalan secara bijaksana menjadi bagian penting dalam menjaga kehormatan lembaga penilaian serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap hasil MTQ.

“Apabila terdapat perbedaan pendapat dalam penilaian, selesaikan dengan musyawarah. Saya tidak ingin mendengar ada dewan hakim yang bertindak tidak adil atau melakukan kesalahan yang mencoreng nama baik MTQ,” katanya.

Ria Norsan berharap para dewan hakim, panitera, dan panitia yang telah dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional serta berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Menurutnya, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi Qurani dan wadah melahirkan qari serta qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional.

“Saya berharap dengan dilantiknya dewan hakim yang profesional dan berintegritas tinggi, pelaksanaan MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara dapat berlangsung lancar, sukses, serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat pada ajang yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya jajaran dewan hakim dan panitia, seluruh rangkaian MTQ XXXIV Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara diharapkan dapat berjalan dengan baik, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menjadi momentum memperkuat syiar Islam dan ukhuwah antar masyarakat di Bumi Khatulistiwa.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play