![]() |
| Bupati Sanggau Yohanes Ontot memukul Bedug tanda dimulainya MTQ di Tayan Tingkat Kabupaten Sanggau tahun 2026.SUARASANGGAU/SK |
Perhelatan akbar syiar Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian kolosal yang melibatkan ratusan penari serta pesta kembang api yang menghiasi langit malam Tayan Hilir, menciptakan kemeriahan yang memukau para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum LPTQ Kalimantan Barat Andi Musa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan perusahaan, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Yohanes Ontot memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana dan masyarakat Kecamatan Tayan Hilir yang dinilainya telah bekerja keras sehingga mampu menghadirkan pelaksanaan MTQ yang megah dan sukses.
“Kalau kita melihat pelaksanaan MTQ hari ini, kita mengapresiasi kerja keras panitia bersama masyarakat Tayan yang sudah mempersiapkan MTQ ini dengan sangat luar biasa,” kata Yohanes Ontot.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Tayan Hilir sebagai tuan rumah, tetapi juga menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung syiar Islam dan pembangunan karakter generasi muda melalui Al-Qur'an.
Kepada seluruh peserta yang mengikuti perlombaan, Bupati berpesan agar tetap percaya diri dan tidak merasa minder meskipun berasal dari kecamatan dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dibandingkan daerah lainnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh banyaknya peserta yang dikirim, melainkan oleh semangat, kerja keras, dan keyakinan dalam menampilkan kemampuan terbaik.
“Percayalah bahwa dengan semangat dan keyakinan, walaupun beberapa kecamatan jumlah pesertanya mungkin kecil, harus mampu memperoleh kemenangan,” ujarnya memberi motivasi.
Selain memberikan semangat kepada peserta, Bupati juga kembali mengingatkan para dewan hakim agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi keadilan selama proses perlombaan berlangsung.
Menurutnya, kualitas penilaian yang jujur dan transparan sangat penting untuk melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Sanggau pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat hingga tingkat nasional.
“Waktu pelantikan kemarin saya sudah mengingatkan dewan hakim untuk bekerja secara profesional dan tidak melihat kiri kanan, apakah keluarga atau sahabat, karena kita mencari yang terbaik dari yang baik untuk kita ikutkan di ajang MTQ provinsi hingga nasional. Mudah-mudahan orang Sanggau ada yang bisa melaju ke nasional hingga internasional,” tegasnya.
Bupati berharap pelaksanaan MTQ XXXIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sanggau.
Menutup sambutannya, Yohanes Ontot menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh panitia serta masyarakat Tayan Hilir yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Selamat dan sukses kepada panitia dan seluruh masyarakat Tayan Hilir atas terselenggaranya MTQ ini. Mari kita sama-sama menyukseskan MTQ ini sampai melahirkan qari dan qariah yang siap bersaing di ajang yang lebih bergengsi lagi,” tutupnya.
MTQ XXXIV Tingkat Kabupaten Sanggau diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta mengharumkan nama Kabupaten Sanggau di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.[SK]
