![]() |
| Keterangan Foto, Jenazah pria mengapung di sungai kapuas tanpa identitas yang ditemukan warga dan sedang dilakukan evakuasi. Minggu (21/06/2026).SUARASANGGAU/SK |
Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan tersangkut di tiang rumah warga yang berada di bantaran sungai. Penemuan itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Kapolsek Pontianak Timur, AKP Suryadi, mengatakan pihaknya segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga terkait adanya mayat yang mengapung di sungai.
“Kami menerima informasi dari warga bahwa ada mayat yang tersangkut di tiang rumah di tepian Sungai Kapuas. Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan evakuasi,” ujar Suryadi saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, jenazah pertama kali terlihat mengambang dalam posisi tertelungkup di bawah tiang rumah warga. Karena khawatir hanyut terbawa arus sungai, warga kemudian berinisiatif memindahkan posisi jenazah ke dekat tangga rumah sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian.
“Ketika ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak. Warga kemudian mengamankan posisi jenazah agar tidak kembali hanyut sebelum petugas tiba di lokasi,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia sekitar 35 hingga 40 tahun. Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan kaos berwarna biru dan celana biru. Namun hingga kini identitas korban masih belum diketahui.
“Belum ada warga sekitar yang mengenali korban maupun melaporkan kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut,” tambah Suryadi.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Inafis dan Unit Reskrim.
“Kami masih berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis untuk mengidentifikasi korban serta memastikan penyebab kematiannya. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung,” pungkasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Pontianak Timur atau mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak guna membantu proses identifikasi korban.[SK]
