HBP ke-62, Rutan Sanggau Tekankan Kerja Nyata di Tengah Overkapasitas

Editor: Admin

Kepala Rutan Sanggau melakukan pemotongan tumpeng dalam tasyakuran HBP.SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau) – Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau, Bambang Febriansyah, menegaskan bahwa peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni semata, melainkan harus menjadi momentum menghadirkan kerja nyata dan pelayanan prima.

“Di usia 62 tahun ini, kami di jajaran pemasyarakatan, khususnya Rutan Sanggau, bukan hanya sekadar kerja-kerja-kerja. Tetapi harus ada bukti nyata yang kita sinkronkan dengan 15 akselerasi yang sudah dicantumkan dan diperintahkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya usai mengikuti peringatan HBP secara virtual di aula rutan, Senin (27/4/2026).

Dalam rangka menyambut HBP ke-62, Rutan Sanggau telah menggelar berbagai kegiatan, mulai dari kerja sosial, aksi kebersihan, hingga Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap). Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, seperti bulu tangkis, sepak takraw, tenis meja, dan catur, yang disesuaikan dengan kondisi rutan.

“Insyaallah kalau tidak ada halangan, besok Selasa kita akan melakukan penyerahan hadiah. Kegiatan ini sebenarnya sudah selesai pada Minggu, 26 April 2026,” ungkap Bambang.

Terkait pemberian remisi, ia memastikan bahwa pada momentum HBP kali ini tidak ada pengurangan masa pidana bagi warga binaan.

“Remisi hanya diberikan dua kali dalam setahun, yakni remisi khusus pada hari raya keagamaan dan remisi umum pada 17 Agustus,” jelasnya.

Di sisi lain, Bambang juga mengungkapkan kondisi rutan yang saat ini mengalami overkapasitas cukup tinggi. Dari kapasitas ideal sebanyak 211 orang, Rutan Sanggau kini dihuni 497 warga binaan, baik narapidana maupun tahanan.

“Lebih dari separuh warga binaan tersangkut kasus narkoba. Ini menjadi tantangan besar bagi kami dalam melakukan pembinaan,” katanya.

Ia menegaskan, meski menghadapi keterbatasan, pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjalankan fungsi pembinaan secara optimal.

Peringatan HBP ke-62 ini pun menjadi refleksi bagi jajaran pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan, sekaligus menjawab berbagai tantangan, termasuk persoalan klasik overkapasitas yang masih membayangi lembaga pemasyarakatan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play