Sanggau (Suara Sanggau) – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sanggau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengintensifkan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan strategi jemput bola kepada wajib pajak.
Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Bapenda Sanggau, Konstantinus.SUARASANGGAU/SK
Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Bapenda Sanggau, Konstantinus, mengatakan kegiatan Pengawasan dan Magang Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dilaksanakan pada 27 hingga 30 April 2026. Pengawasan difokuskan di wilayah strategis Kecamatan Tayan Hilir, mulai dari Simpang Ampar hingga kawasan Rumah Makan Pondok Laet.
“Kegiatan ini menyasar sektor usaha potensial seperti hotel, restoran, rumah makan, hingga warung kopi guna memastikan optimalisasi penerimaan PAD,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, kesadaran wajib pajak menjadi kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.
“Pajak yang disetorkan adalah bentuk bakti nyata kita untuk pembangunan Kabupaten Sanggau,” tegasnya.
Konstantinus menjelaskan, kondisi fiskal daerah saat ini menuntut pemerintah lebih aktif menggali potensi lokal, seiring berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Kemandirian fiskal bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Dengan berkurangnya TKD, kita harus lebih mandiri,” jelasnya.
Melalui metode “Magang Pajak”, petugas Bapenda melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas transaksi di lapangan dalam periode tertentu. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi sekaligus memastikan kesesuaian pelaporan pajak oleh pelaku usaha.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi wajib pajak terkait tata cara pelaporan yang benar dan akurat, sehingga potensi kebocoran pajak dapat diminimalisir.
Dengan pengawasan yang dilakukan di sepanjang jalur Simpang Ampar hingga Pondok Laet, Bapenda berharap partisipasi aktif pelaku usaha semakin meningkat.
“Dengan keterlibatan pelaku usaha, kita optimistis Kabupaten Sanggau mampu memperkuat kemandirian fiskal dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Konstantinus.[SK]