Kemenag Sanggau Luncurkan Program Masjid Ramah Pemudik, 10 Masjid Disiapkan Layani Musafir

Editor: Admin

Sanggau (Suara Sanggau) – Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Madrais, meresmikan kick off program Masjid Ramah Pemudik yang dipusatkan di Masjid Al-Muhajirin Parindu, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Parindu, di antaranya Danramil, Kapolsek Parindu, Camat Parindu, Ketua Masjid Al-Muhajirin beserta pengurus, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Sanggau, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kepala Seksi Bimas Islam, dan Kepala KUA setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Madrais menyampaikan bahwa Kemenag Sanggau telah menunjuk sepuluh masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik.

Salah satu masjid yang ditunjuk adalah Masjid Al-Muhajirin di Kecamatan Parindu. Ia mengapresiasi pengurus masjid yang telah membuka masjid selama 24 jam sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat maupun beribadah.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi tempat yang memberikan kenyamanan dan pelayanan bagi masyarakat, terutama bagi para pemudik yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.

Madrais juga mengimbau agar masjid tetap terbuka dan tidak dikunci, termasuk fasilitas pendukung seperti kamar kecil, sehingga para pemudik dapat memanfaatkannya dengan nyaman.

Selain itu, ia mendorong pengurus masjid untuk menyediakan fasilitas sederhana yang dibutuhkan para pemudik, seperti colokan listrik untuk mengisi daya telepon genggam serta ruang yang nyaman bagi ibu menyusui.

Menurutnya, program Masjid Ramah Pemudik menjadi bagian dari upaya menghadirkan fungsi sosial masjid di tengah masyarakat, terutama saat momentum arus mudik menjelang Idul Fitri.

Melalui program tersebut, Madrais juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyosialisasikan keberadaan masjid yang ramah dan terbuka bagi para pemudik.

Ia berharap keberadaan masjid-masjid tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian, saling menolong, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini