Dentuman Keras di SPBU Makrampai Tebas, Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan Beruntun

Editor: Admin

  

Kecelakaan maut antara sepeda motor, mobil dan truk di SPBU Pertamina Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Minggu (22/2/2026).SUARASANGGAU/SK
Sambas (Suara Sanggau) – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Minggu (22/2/2026) di kawasan SPBU Pertamina Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Insiden yang melibatkan beberapa kendaraan tersebut menewaskan satu orang pengendara sepeda motor dan sempat menghebohkan warga sekitar.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalur yang dikenal cukup padat, terutama karena aktivitas kendaraan keluar-masuk area SPBU. Suara benturan keras yang terdengar memecah suasana siang itu dan membuat warga bergegas menuju lokasi kejadian.

Anton, salah seorang saksi mata, menuturkan peristiwa berlangsung sangat cepat. Ia mengaku mendengar dentuman keras sebelum melihat korban sudah tergeletak di badan jalan.

“Suara benturannya keras sekali, saat saya lihat korban sudah terjatuh,” ujarnya.

Menurut Anton, sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan parah akibat benturan kuat dengan kendaraan lain yang terlibat.

“Sepeda motornya hancur, rusaknya parah sekali,” tambahnya.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Ia menjelaskan, insiden itu melibatkan sepeda motor, mobil, dan truk. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Tebas yang melibatkan beberapa kendaraan. Saat ini anggota masih melakukan penanganan dan penyelidikan,” jelas AKP Sadoko.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di kawasan SPBU dan jalur padat kendaraan. Kewaspadaan, disiplin berlalu lintas, serta mengurangi kecepatan di area rawan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.[SK]
Share:
Komentar

Berita Terkini