Sambut Ramadan dan Idul Fitri 2026, BI Kalbar Siapkan Rp3,6 Triliun Uang Baru Lewat 77 Titik Kas Keliling

Editor: Admin

  

Simbolisasi penukaran uang rupiah di mobil layanan kas keliling BI oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan pada Kamis (19/02/2026).SUARASANGGAU/SK
Pontianak (Suara Sanggau) – Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Barat menyediakan layanan kas keliling penukaran uang rupiah untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan transaksi selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, mengatakan layanan ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh uang layak edar, terutama menjelang hari besar keagamaan yang identik dengan tradisi berbagi uang kepada keluarga.

“Kita adakan penukaran uang ini untuk melayani kebutuhan masyarakat terkait uang layak edar. Setiap hari raya kebesaran agama biasanya ada tradisi bagi-bagi uang kepada keluarga dan tentu masyarakat menginginkan uang yang masih bagus. Dari BI menyediakan layanan tukar uang agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya.

Untuk mengakses layanan tersebut, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id. Setelah registrasi, masyarakat dapat memilih jadwal penukaran serta menentukan lokasi terdekat yang tersedia.

Doni menjelaskan, terdapat 37 perbankan di Kalimantan Barat yang melayani penukaran uang serta 77 titik layanan yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

“Ada 37 perbankan yang semuanya melakukan pelayanan penukaran. Lokasi dan jadwalnya bisa dilihat langsung di aplikasi, jadi masyarakat tinggal akses saja,” tambahnya.

Tahun ini, BI menyiapkan uang rupiah layak edar sebesar Rp3,6 triliun untuk wilayah Kalimantan Barat, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,6 triliun. Selain itu, BI juga menyediakan sekitar 14 ribu paket penukaran yang akan didistribusikan hingga ke daerah-daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi langkah BI dalam menyediakan layanan tukar uang sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan.

“Serambi adalah bukti nyata peran strategis Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang layak edar, menjaga kepercayaan terhadap rupiah, serta mendukung kelancaran transaksi masyarakat,” katanya.

Layanan kas keliling ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh uang baru secara tertib, aman, dan terencana, sekaligus menjaga stabilitas sistem pembayaran di Kalimantan Barat selama momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini