Wagub Kalbar Krisantus Hadiri Forum Investasi Indonesia–Tiongkok, Dorong Investasi Ramah Lingkungan dan Berbasis Kearifan Lokal

Editor: Admin

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan.SUARASANGGAU/SK

Jakarta (Suara Sanggau) — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan Your Gateway to Investing in Indonesia yang digelar di vOffice Indonesia HQ, Centennial Tower Lantai 29, Jalan Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menarik minat investor asing dengan mempromosikan potensi investasi daerah.

Forum tersebut juga menjadi ajang strategis pertemuan antara investor asal Tiongkok (Cina) dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, guna memperkuat kerja sama investasi lintas negara yang berkelanjutan.

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran para pemangku kepentingan dalam forum tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam membuka peluang investasi yang lebih luas bagi mitra internasional.

“Ini bisa dikatakan sebagai pertemuan antara dua negara, yakni investor Cina dengan Indonesia, dan ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut,” ujar Krisantus.

Dalam kesempatan itu, Krisantus memaparkan berbagai potensi investasi unggulan yang dimiliki Provinsi Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi yang besar bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tidak hanya mengharapkan investasi yang berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin investasi yang masuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kalimantan Barat,” tegasnya.

Mantan Anggota DPR RI tersebut juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap budaya dan kearifan lokal bagi setiap investor yang berinvestasi di Kalimantan Barat.

“Budaya dan kearifan lokal harus kita lestarikan. Ini berlaku bagi seluruh investasi di Kalimantan Barat, termasuk kendaraan operasional yang digunakan agar berpelat Kalimantan Barat. Kami terbuka dan menyambut baik investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk datang dan bersama-sama mengkaji potensi ekonomi yang berdampak langsung pada pembangunan daerah,” katanya.

Selain itu, Krisantus juga menyoroti pentingnya investasi yang berwawasan lingkungan. Ia mencontohkan praktik pengelolaan pariwisata di Jawa Barat yang menjadikan pelestarian hutan sebagai aset jangka panjang melalui konsep pembangunan berkelanjutan.

“Saya ingin Kalimantan Barat juga memelihara hutannya. Investasi yang masuk harus ramah lingkungan. Silakan datang ke Kalimantan Barat, mari kita bangun kerja sama yang baik,” pintanya.

Sementara itu, Advisor to vOffice Group, Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik terjalinnya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat membawa investasi ke Kalimantan Barat sekaligus mendorong transfer inovasi dan teknologi.

“Semoga kerja sama ini terus ditingkatkan dan membawa investasi ke Kalimantan Barat, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju target 8 persen sesuai harapan Bapak Presiden,” ujar Sandiaga.

Ia menambahkan bahwa layanan vOffice beserta ekosistemnya siap membantu investor dan pelaku usaha dari Tiongkok maupun berbagai negara lainnya untuk melihat Indonesia sebagai satu kesatuan peluang investasi yang menjanjikan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini