Sanggau (Suara Sanggau) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyerahkan secara simbolis paket pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalbar di halaman Masjid Agung Al Muawanah Sanggau, Selasa (24/02/2026).
Gubernur Kalbar Serahkan Paket Pasar Murah di Sanggau dari Rp 90 ribu menjadi Rp 50 ribu.SUARASANGGAU/SK
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kabupaten Sanggau, serta Direktur Bank Kalbar, Rokidi.
Dalam wawancara usai kegiatan, Ria Norsan menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, paket sembako yang awalnya dijual sesuai harga pasar, telah mendapatkan subsidi dari pemerintah sehingga masyarakat cukup membayar Rp90 ribu per paket. Bahkan, setelah adanya tambahan dukungan dari Bank Kalbar, harga kembali ditekan menjadi Rp50 ribu per paket.
“Jadi untuk di Sanggau ini setelah disubsidi menjadi 90 ribu rupiah, namun tadi dari Direktur Bank Kalbar mengaminkan tambahan subsidi yang diminta ibu-ibu menjadi 50 ribu rupiah,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan perbankan dan membiasakan diri menabung, sebagai bagian dari pengelolaan keuangan keluarga yang lebih baik.
“Jangan lupa nabung ya, karena hari ini diskon lagi oleh Bank Kalbar,” pintanya disambut antusias warga.
Ia menegaskan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama dalam membantu menjaga daya beli di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
“Kita berbagilah dengan masyarakat kita. Harapan kita kepada masyarakat supaya bisa menjaga kebersamaan di sini dan bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” tutupnya.
Sebanyak 1.000 paket pasar murah disiapkan dan didistribusikan kepada masyarakat Sanggau dalam kegiatan tersebut. Pemerintah berharap program ini dapat meringankan beban warga serta menjaga stabilitas ekonomi daerah selama momentum Ramadan.[SK]