
Kecelakaan Maut di Bukit Mendereng Truk tangki bermuatan CPO terjun ke jurang di Jalan Raya Singkawang–Bengkayang. SUARASANGGAU/SK
Sambas (Suara Sanggau) – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Singkawang–Bengkayang, tepatnya di kawasan Bukit Mendereng, Dusun Serukam, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Korban diketahui merupakan warga asal Kabupaten Sambas.
Kapolsek Samalantan, Iptu Bambang Rusdiyanto, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan satu unit truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dengan muatan sekitar delapan ton.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan kendaraan truk tangki di Bukit Mendereng,” ujar Iptu Bambang Rusdiyanto.
Truk tangki tersebut dikemudikan oleh Hendri, warga Desa Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah Bengkayang menuju Singkawang.
Menurut keterangan polisi, setibanya di jalan menurun beberapa meter sebelum tikungan tajam, saksi di lokasi mendengar suara keras yang diduga berasal dari kerusakan pada bagian gardan kendaraan.
“Akibat kerusakan tersebut, pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan kendaraan. Truk tangki terus melaju lurus hingga akhirnya masuk ke jurang dan terguling,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka berat dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda Serukam untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sekitar pukul 18.15 WIB, petugas piket menerima informasi bahwa korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
“Pengemudi truk tangki tersebut meninggal dunia di RS Bethesda Serukam,” tambah Iptu Bambang.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur menurun dan tikungan tajam seperti di kawasan Bukit Mendereng yang dikenal rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas di jalur rawan,” pungkasnya.[SK]