Api pertama kali terlihat muncul dari sebuah kios alat tulis kantor (ATK) yang berada di tengah deretan kios. Dari titik tersebut, api kemudian menjalar ke kios di sisi kiri dan kanan.
Petrik, karyawan kios ATK yang terbakar, mengatakan pihaknya baru mengetahui peristiwa tersebut setelah menerima kabar dari masyarakat. Menurutnya, saat kios ditutup sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi bangunan masih normal dan tidak terlihat tanda-tanda kebakaran.
“Kami operasional sampai jam sembilan malam. Waktu tutup semuanya masih seperti biasa. Tapi sekitar pukul 23.50 WIB kami mendapat kabar kalau kios sudah terbakar,” ujar Petrik saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (16/1/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi warga yang berada di sekitar lokasi, api diduga muncul dari bagian atap belakang kios ATK, sebelum akhirnya merembet ke kios di sebelah kiri dan kanan.
“Api katanya muncul dari atap bagian belakang, lalu menjalar ke kiri dan kanan. Tapi yang paling parah memang kios kami,” ungkapnya.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga di kios ATK ludes terbakar. Petrik menyebutkan, satu unit mesin fotokopi, dua printer, serta berbagai peralatan lainnya tidak dapat diselamatkan.
“Barang-barang memang banyak berada di bagian depan kios. Yang habis terbakar itu dua printer dan satu mesin fotokopi, sementara sebagian kecil sempat dievakuasi,” tambahnya.
Ia menuturkan, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Namun hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan nilai kerugian secara rinci.
“Kalau kerugian kemungkinan puluhan juta. Saya belum bisa memastikan, tapi hampir semua barang di dalam kios habis,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi kios di sisi kiri dan kanan kios ATK tidak mengalami kerusakan parah. Hal tersebut lantaran petugas pemadam kebakaran bergerak cepat memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.[SK]
