Suarasanggau.co.id.Serangkaian memperingati Hari Kanker Sedunia Tahun 2024,Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso menggelar Seminar Awam Terapi Dan Pencegahan Kanker Bagi Masyarakat Umum bertempat di Pendopo Kalbar, Minggu lalu
Kegiatan yang dilakukan secara online live streaming, YouTube dan Zoom ini dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Mohammad Bari,
Seminar yang menghadirkan sejumlah nara sumber yang berkompeten di bidangnya masing masing seperti dr. Ivan Lumban Toruan, Sp., PD., (KHOM) sebagai dokter Spesialis Penyakit Dalam Hematologi, dr. Manuel Hutapea, SP., OG., (K) Onk., sebagai Spesialis Obgyn Konsultan Tumor dan Kanker Kandungan atau Organ Reproduksi, kemudian dr. Eko Rustianto Suhardiman, M.Si., Med., Sp. B. (K) Onk finacs, dan terakhir dr. Nevita Bachtiar, M. Sc., S.PA.
Pj. Sekda Kalbar Mohammad Bari, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang diinisiasi Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Soedarso Pontianak untuk berupaya memberikan kesadaran pada masyarakat dalam mengenalkan penyakit Kanker dan menanggulangi sejak dini.
"Sehingga diharapkan nanti untuk lebih antusias dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan dirinya terkait Kanker, baik payudara, rahim dan Kanker lainnya juga," ungkap Pj. Sekda Kalbar,
Untuk itu tentu pihaknya juga menyaksikan layanan kesehatan DIVA di RSUD Soedarso untuk mendeteksi mulut rahim pasien agar mengetahui sejak dini terkait permasalahan organ tubuh.
"Kita menghimbau mudah-mudahan langkah sepertinini terus berlanjut dan mendukung pelayanan Kanker di
Dirinya juga menjelaskan, bahwa angka penyakit Kanker saat ini yang cukup tinggi yaitu Kanker Serviks mencapai 20.000 - 30.000 dalam setahun.
"Dan itu cukup banyak dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Maka dari itu pada momentum hari Kanker Sedunia kita mengkampanyekan melawan Kanker, yaitu mengupayakan menemukan sejak dini jangan sampai wanita-wanita di Kalbar terkena Kanker Servisk," harapnya.
Disamping Kanker Serviks, Kanker Payudara juga cukup banyak ditemukan dan menjadi Kanker yang bisa dideteksi sejak dini dengan Sosialisasi.
"Tak sampai disitu pihaknya juga memperingati hari Kanker Anak Sedunia karena menjadi tantangan bersama karena terkadang luput dari kewaspadaan," timpal M. Barri.
Kemudian, Direktur RSUD dr. Soedarso dr. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., menyampaikan untuk penanganan Kanker menjadi prioritas pelayanan nasional yang menjadi amanah rumah sakit Soedarso melakukan penyediaan layanan khususnya terkait Kanker, Stroke dan Jantung dan Kesehatan Ibu dan Anak.
Kanker ini menjadi salah satu layanan andalan rumah sakit Soedarso yang sudah sampai pada level layanan rumah sakit rujukan utama, karena selain ada yang terkait intervensi operasi bedah juga kemoterapi dan terakhir juga ada pelayanan radioterapi.
"Mudah-mudahan kedepan kita sudah merencanakan untuk membangun gedung radio nuklir untuk peralatan dari Kementerian Kesehatan. sehingga masyarakat Kalbar bisa mengakses langsung ke RSUD Soedarso tanpa harus ke rumah sakit di luar Kalbar," imbuhnya.(rfa/mam