TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Resmi Ditutup, Buka Akses Pedalaman dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Editor: Admin


Sanggau (Suara Sanggau) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1204/Sanggau resmi ditutup oleh Danrem 121/Alambhana Wanawai (ABW), Purnomosidi, selaku Inspektur Upacara di halaman SD Negeri 02 Dusun Tanjung Pinang, Desa Sebongkuh, Kecamatan Kembayan, Kamis (21/05/2026).

Program TMMD yang berlangsung selama 30 hari sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 tersebut difokuskan untuk membuka akses wilayah pedalaman sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Upacara penutupan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Turut hadir Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Dandim 1204/Sanggau Nurrachman Gindha Dradhizya, jajaran Korem 121/ABW, serta tamu undangan lainnya.

Sebelum pelaksanaan upacara, Danrem bersama rombongan terlebih dahulu transit di Makoramil 1204-04/Kembayan sebelum menuju lokasi kegiatan. Kedatangan rombongan disambut ritual adat dan tarian Dayak sebagai bentuk penghormatan sekaligus pelestarian budaya lokal.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Purnomosidi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD, Pemerintah Kabupaten Sanggau, dan masyarakat yang telah bersinergi menyukseskan program tersebut.

“TMMD merupakan bagian dari Operasi Bakti TNI sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini bertujuan membantu percepatan pembangunan wilayah pedesaan, daerah terpencil, terisolir dan perbatasan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan TMMD Ke-128, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Di antaranya peningkatan dan pelebaran jalan sepanjang 13 kilometer yang menghubungkan Desa Semayang menuju Desa Persiapan Tanak, pembangunan dua unit jembatan, pembangunan gorong-gorong, pembangunan fasilitas MCK, hingga program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat berupa pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), sumur bor, ketahanan pangan, serta penanaman 1.000 pohon.

Pembangunan jalan menjadi salah satu sasaran utama karena dinilai sangat penting dalam membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti pelayanan kesehatan, pembagian sembako, penanganan stunting, penyuluhan pertanian, pelayanan KB, vaksinasi rabies, hingga penyuluhan hukum kepada masyarakat.

Program tersebut juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat melalui keterlibatan langsung personel Satgas yang tinggal bersama warga selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Usai upacara penutupan, Danrem 121/ABW meninjau kegiatan pengobatan massal, bazar UMKM, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Sementara itu, Dandim 1204/Sanggau bersama Wakil Bupati Sanggau melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi sasaran TMMD di Desa Semayang, meliputi sumur bor, fasilitas MCK, jalan penghubung, gorong-gorong, hingga RTLH.

Melalui pelaksanaan TMMD Reguler Ke-128 ini, diharapkan hasil pembangunan dapat terus dijaga dan dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah pedalaman di Kabupaten Sanggau.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play