| Salah satu kecelakaan maut di Sanggau yang menewaskan dua pengendara motor. SUARASANGGAU/SK |
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 06.55 WIB di Jalan Raya Bodok-Sosok, tepatnya di Dusun Baharu, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu.
Kecelakaan tersebut melibatkan Mitsubishi Canter KB 8505 GN yang dikemudikan IAH (26), warga Sekadau Hilir, dengan sepeda motor Yamaha Vixion KB 6436 DU yang dikendarai SR (36), warga Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu.
Berdasarkan keterangan saksi, Mitsubishi Canter melaju dari arah Sosok menuju Bodok. Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai SR.
Saat kedua kendaraan berpapasan, diduga sepeda motor keluar dari lajurnya hingga terjadi benturan dengan kendaraan Canter.
Informasi kecelakaan tersebut diterima Polsek Parindu sekitar pukul 07.10 WIB dari warga. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengatur arus lalu lintas.
Akibat benturan, pengendara Yamaha Vixion, SR, meninggal dunia. Sepeda motor korban mengalami kerusakan ringan pada bagian depan. Sementara pengemudi Mitsubishi Canter tidak mengalami luka dan kendaraannya tidak mengalami kerusakan.
Sekitar tiga jam kemudian, kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kapuas. Peristiwa kedua berlangsung sekitar pukul 09.24 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Gedung Balai Betomu Sanggau.
Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota KB 8849 UL yang dikemudikan W (21), warga Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, dengan sepeda motor Yamaha Freego KB 6007 UY yang dikendarai SS (67), warga Desa Bereng Bekawat, Kecamatan Beduwai.
Berdasarkan keterangan awal, kendaraan Toyota melaju dari arah Sekadau menuju Sanggau. Pada saat bersamaan, Yamaha Freego yang dikendarai SS sedang menyeberang jalan dan telah berada di jalur sebelah kiri.
Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, pengemudi Toyota diduga tidak sempat menghindari sepeda motor hingga terjadi benturan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Freego mengalami luka parah pada bagian perut dan patah kaki. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengemudi Toyota selamat dan tidak mengalami luka.
Personel Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pengamanan TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk kepentingan olah TKP dan penyelidikan.
Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan secara cepat di kedua lokasi kecelakaan.
“Setiap kecelakaan lalu lintas harus ditangani secara cepat dan terukur, terutama untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan dan situasi di lokasi tetap aman. Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi, mengamankan TKP, mendata pengendara dan saksi, serta mengamankan barang bukti,” ujar Iptu Andiet.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap berada di jalur masing-masing, dan tidak lengah meskipun kondisi jalan terlihat sepi.
“Keselamatan harus menjadi perhatian setiap pengguna jalan. Sebelum menyeberang maupun melakukan perubahan arah, pastikan kondisi jalan benar-benar aman dan perhitungkan jarak kendaraan yang datang. Satu kesalahan di jalan dapat berakibat fatal,” tegasnya.
Saat ini, kedua perkara kecelakaan tersebut masih ditangani Satlantas Polres Sanggau untuk penyelidikan lebih lanjut.[SK]