| PLN IP UBP Sanggau bersama dr. Aqsha Tiara Edukasi Warga dan Pelajar di Sei Batu.SUARASANGGAU/SK |
Sanggau (Suara Sanggau) – PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (IP UBP) Sanggau memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat Desa Sei Batu, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, terkait bahaya, dampak, dan upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Sungai Batu, Jumat (25/6/2026), dengan menghadirkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Aqsha Tiara Viazelda sebagai pemateri.
Selain masyarakat, kegiatan edukasi tersebut juga melibatkan siswa SMP Negeri 05 Sei Batu. Langkah ini dilakukan karena kabut asap akibat karhutla masih menyelimuti wilayah Sanggau dan berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat, termasuk anak-anak dan generasi muda.
Manager Unit PLN IP UBP Sanggau, Imam Siswo Utomo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya dalam menjalankan tugas operasional perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Imam.
Menurutnya, informasi kesehatan yang disampaikan oleh tenaga medis diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dan pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi kabut asap.
“Kami berharap informasi yang disampaikan hari ini oleh ahlinya dari tenaga medis dapat menambah pengetahuan masyarakat dan para pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam menghadapi risiko kabut asap seperti saat ini,” katanya.
Imam berharap edukasi yang dilakukan secara langsung dan interaktif tersebut dapat mendorong masyarakat Desa Sei Batu serta para pelajar SMP Negeri 05 Sei Batu untuk semakin memahami pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan, materi yang diberikan tidak hanya membahas dampak kabut asap, tetapi juga penyakit lain yang perlu diwaspadai masyarakat, khususnya generasi muda.
“Hari ini bukan hanya soal dampak kabut asap, tapi juga akan disampaikan ancaman TBC dan HIV/AIDS yang harus diwaspadai, terutama generasi muda yang hadir hari ini. Semoga kita semua tercerahkan sehingga kita mampu menjaga diri dan keluarga kita masing-masing dari berbagai macam penyakit yang mengintai,” katanya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Aqsha Tiara Viazelda memaparkan berbagai dampak kabut asap terhadap kesehatan. Selain itu, ia memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC), mulai dari pengenalan penyakit hingga langkah pencegahannya.
“Masyarakat harus memahami mulai dari pengenalan penyakit, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan dan pentingnya mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis yang tepat,” paparnya.
Melalui kegiatan tersebut, PLN IP UBP Sanggau berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat dan pelajar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap akibat karhutla masih terjadi.[SK]