Pemprov Kalbar Siapkan Anggaran Rp60 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Editor: Admin

 

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat di lokasi Karhutla.SUARASANGGAU/SK

Pontianak (Suara Sanggau) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan dukungan anggaran hingga Rp60 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar.

Dukungan tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) pada Perubahan APBD 2026. Rinciannya, Rp20 miliar berasal dari APBD Provinsi Kalimantan Barat dan Rp40 miliar merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan karhutla secara cepat, terpadu dan berkelanjutan. Penggunaannya tidak hanya difokuskan pada operasi pemadaman, tetapi juga mencakup perlindungan kesehatan masyarakat hingga pemulihan lingkungan di wilayah terdampak.

Bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp40 miliar diberikan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Penggunaannya mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8/6460/SJ tanggal 9 September 2026 tentang penggunaan bantuan Pemerintah Pusat dan bantuan keuangan dari pemerintah daerah lainnya dalam rangka penanganan karhutla.

Berdasarkan ketentuan tersebut, dana dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional di lapangan. Di antaranya pemadaman darat, metode suntik gambut, penyediaan bahan bakar, logistik, makanan dan minuman bagi personel, operasional posko, distribusi bantuan hingga evakuasi masyarakat.

Dukungan anggaran juga diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Pada sektor pemadaman, anggaran dapat digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung, seperti alat pelindung diri (APD), pompa air, pompa gendong, tangki air, selang, pembangunan sumur bor, kendaraan taktis pemadaman, motor trail hingga penyewaan ekskavator.

Sementara di sektor kesehatan, bantuan dapat dimanfaatkan untuk penyediaan layanan medis, masker, vitamin atau obat-obatan, serta oksigen portabel bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

Dukungan anggaran juga dapat diberikan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Dengan dukungan anggaran tersebut, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal, mulai dari kesiapsiagaan, pemadaman, perlindungan masyarakat hingga penanganan dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play