Ketua HMI Mempawah Mengaku Diintimidasi Usai Soroti Dugaan Pembakaran Lahan

Editor: Admin

 

Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Abdul Rohman.SUARASANGGAU/SK
Mempawah (Suara Sanggau) – Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Abdul Rohman, mengaku mendapat intimidasi dan teror melalui telepon dari dua nomor tidak dikenal pada Senin (21/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.29 WIB.

Intimidasi tersebut terjadi di tengah sorotan terhadap kasus dugaan pembakaran lahan yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Mempawah.

Abdul Rohman mengatakan, kejadian bermula ketika dirinya menerima panggilan telepon masuk dari nomor yang tidak dikenal. Karena khawatir terdapat kondisi darurat, ia memutuskan untuk mengangkat telepon tersebut.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Abdul Rohman kemudian merekam percakapan selama menerima panggilan tersebut.

Menurut pengakuannya, percakapan singkat itu berisi kata-kata kasar dan pernyataan yang dinilai sebagai bentuk intimidasi. Penelepon juga disebut mengancam akan mendatangi kediaman Ketua Umum HMI Cabang Mempawah.

Dalam percakapan tersebut, penelepon juga disebut menyebut nama seorang anggota DPRD Mempawah yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pembakaran lahan.

Abdul Rohman menduga teror tersebut berkaitan dengan sikap HMI Cabang Mempawah yang selama ini menyampaikan kritik terhadap dugaan pembakaran lahan dan mendorong proses penegakan hukum dilakukan secara terbuka tanpa pandang bulu.

Menanggapi kejadian tersebut, HMI Cabang Mempawah mengecam dugaan intimidasi yang dialami pimpinan organisasinya.

HMI Mempawah menyatakan tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial dan mengawal proses penanganan kasus dugaan karhutla tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Organisasi tersebut juga menyatakan siap menempuh jalur hukum terkait dugaan ancaman dan intimidasi yang diterima Abdul Rohman. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play