![]() |
| Petugas Damkar saat padamkan lokasi kebakaran.SUARASANGGAU/SK |
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau Ade Ali Sadikin mengatakan, laporan kejadian diterima Regu Piket A Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau sekitar pukul 20.51 WIB.
“Objek yang terbakar berupa satu unit gudang penyimpanan dan di sekitar bangunan terdapat satu unit traktor lama yang ikut terdampak kebakaran,” ujar Ali.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dalam operasi tersebut, Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sanggau mendapat dukungan dari KPH Sanggau Timur, BPBD Kabupaten Sanggau, serta Yayasan Pemadam Kebakaran Bhakti Bersama Sanggau.
Menurut Ali, keterlibatan sejumlah unsur tersebut menjadi bentuk sinergi dan gotong royong dalam mempercepat penanganan kebakaran, mengendalikan api, memberikan dukungan operasional, serta menjaga keamanan lingkungan di sekitar lokasi kejadian.
“Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dan gotong royong dalam penanggulangan kebakaran, khususnya dalam mendukung percepatan pemadaman, pengendalian api, penyediaan dukungan operasional, serta pengamanan lingkungan sekitar lokasi kejadian,” ungkap Ali.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses dilanjutkan dengan pendinginan atau cooling untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.
Ali mengatakan, hingga laporan dibuat, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber maupun penyebab munculnya api.
“Hingga laporan ini dibuat, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” ungkapnya.
Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran juga belum dapat ditentukan. Pendataan masih dilakukan terhadap bangunan, kendaraan, peralatan, serta aset lainnya yang terdampak.
Berdasarkan data sementara, objek yang terdampak meliputi satu unit gudang penyimpanan traktor, satu unit traktor lama, serta sejumlah aset dan peralatan lainnya yang masih dalam proses pendataan.
Tidak ada keterangan mengenai korban dalam peristiwa tersebut. Petugas juga terus memastikan kondisi di sekitar lokasi aman setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.
Penanganan cepat dan dukungan lintas unsur menjadi bagian penting dalam mencegah api kembali membesar maupun meluas ke area sekitar Balai Benih Hortikultura.
Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab kebakaran dan pendataan kerugian masih berlangsung.[SK]
