BPBD Sanggau Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla dan Kekeringan di Musim Kemarau

Editor: Admin

BPBD Sanggau Diminta Siaga Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan.SUARASANGGAU
Sanggau (Suara Sanggau) – Menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan, seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, saat memimpin apel kesiapsiagaan di halaman Kantor BPBD Kabupaten Sanggau, Senin (3/8/2026).

Apel tersebut diikuti Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sanggau, Sekretaris BPBD, para kepala bidang, kepala seksi, kasubbag, staf BPBD, hingga personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BPBD).

Dalam amanatnya, Susana Herpena menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dilakukan sejak dini, mengingat kondisi musim kemarau dapat memicu meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Sanggau.

Ia meminta seluruh personel BPBD untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta sarana pendukung penanggulangan bencana agar mampu bergerak cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Seluruh personel BPBD harus siap menghadapi ancaman karhutla apabila terjadi kapan pun dan di mana pun. Kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tegas Susana.

Menurutnya, penanganan karhutla maupun kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.

Susana menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, terutama menghadapi potensi dampak musim kemarau yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat. Dengan kesiapan bersama, dampak bencana dapat diminimalkan dan penanganan di lapangan bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam memastikan seluruh unsur BPBD berada dalam kondisi siap operasional menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Melalui kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi yang terus dibangun, BPBD Sanggau diharapkan mampu memberikan respons cepat dan tepat dalam menghadapi ancaman karhutla maupun kekeringan selama musim kemarau berlangsung.[Hermansyah]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play