Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk kontainer dan sepeda motor yang bertabrakan dari arah berlawanan. Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor berinisial EK (30) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi kepolisian, truk Hino jenis kontainer berwarna hijau dengan nomor polisi KB 8102 MF dikemudikan NL (56), warga Kabupaten Kubu Raya. Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario warna hitam bernomor polisi KB 3293 UX yang dikendarai EK, warga Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Peristiwa bermula saat truk kontainer melaju dari arah Batang Tarang menuju Tayan Hulu. Ketika melintas di lokasi kejadian, truk diduga tiba-tiba kehilangan kendali hingga oleng dan bergerak ke lajur kanan yang merupakan jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai EK datang dari arah Tayan Hulu menuju Batang Tarang.
Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan keras tidak dapat dihindarkan. Benturan tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor terseret beberapa meter sebelum akhirnya terpental ke bahu jalan sebelah kiri.
Akibat kecelakaan, sepeda motor mengalami kerusakan berat hingga ringsek. Sementara truk kontainer terperosok ke sisi kanan badan jalan. Bahkan, bagian boks kontainer terlepas dari sasis kendaraan akibat kerasnya benturan.
EK mengalami luka berat berupa patah tulang pada tangan dan kaki serta retak pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara pengemudi truk, NL, mengalami luka lecet pada bagian wajah, tangan, dan kaki. Ia masih dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan medis.
Menerima laporan kecelakaan tersebut, personel Polsek Batang Tarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mendata sejumlah saksi.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Batang Tarang. Polisi juga membuat laporan sebagai dasar proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Batang Tarang IPDA Miskun mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian di lokasi kejadian, mulai dari pengamanan TKP, evakuasi korban, hingga pengumpulan alat bukti. Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami melalui proses penyelidikan agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif,” ungkap Miskun.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Menurutnya, kehati-hatian sangat diperlukan, terutama saat melintasi jalur antarkecamatan yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan. Kepolisian mengajak masyarakat membangun budaya disiplin berlalu lintas dan tidak mengabaikan faktor keselamatan demi mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa.[SK]
.jpeg)