Mempawah (Suara Kalbar) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mempawah mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026. Agenda tersebut akan menjadi momentum penting untuk memilih Ketua Umum dan menyusun kepengurusan KONI Mempawah masa bakti 2026–2030.
Jajaran pengurus dan Sekretariat KONI Mempawah serta perwakilan cabang olahraga saat menggelar rapat awal persiapan Musorkab di Pendopo Kafe K@’TAMB, Senin (29/6/2026).SUARASANGGAU/SK
Sebagai langkah awal, jajaran pengurus bersama Sekretariat KONI Mempawah menggelar rapat persiapan di Pendopo Kafe K@'TAMB, Senin (29/6/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Mempawah periode 2022–2026, Wendri Fachrizal, yang membahas tahapan pelaksanaan Musorkab, pembentukan panitia, hingga mekanisme penjaringan bakal calon ketua umum.
Dalam kesempatan tersebut, Wendri Fachrizal menegaskan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Mempawah. Setelah memimpin organisasi olahraga selama satu periode, ia memilih memberikan kesempatan kepada figur baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus fokus mengembangkan K@'TAMB Group di bawah naungan PT Mempawah Niaga Perkasa.
"Saya cukup satu periode, dan harapan saya di kepemimpinan baru prestasi olahraga Mempawah semakin meningkat," ujarnya.
Wendri berharap Musorkab dapat berlangsung secara demokratis, profesional, dan transparan sehingga menghasilkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Mempawah.
Menurutnya, sosok Ketua Umum KONI ke depan tidak hanya harus memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memahami kebutuhan cabang olahraga, memiliki visi pembinaan atlet, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, panitia Musorkab yang terdiri dari unsur pengurus KONI, perwakilan cabang olahraga, dan Sekretariat KONI Mempawah akan memulai tahapan sosialisasi sekaligus penjaringan bakal calon Ketua Umum pada 1 hingga 10 Juli 2026.
Sosialisasi akan dilakukan secara terbuka melalui surat resmi kepada cabang olahraga, penyebaran pamflet, media sosial, hingga media massa agar seluruh pihak memperoleh informasi mengenai jadwal pelaksanaan Musorkab, persyaratan pencalonan, serta mekanisme pendaftaran.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum KONI Mempawah, Rubijanto, mengatakan proses pendaftaran akan dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya sebagai bentuk komitmen menghadirkan proses pemilihan yang terbuka dan akuntabel.
"Pendaftaran dilaksanakan di Sekretariat KONI Mempawah yang berada di Kompleks Stadion Opu Daeng Manambon, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur. Setelah tahapan penjaringan, akan dilakukan verifikasi berkas untuk menetapkan nama-nama yang memenuhi syarat sebagai calon ketua umum," jelasnya.
Rubijanto menambahkan, jadwal pasti pelaksanaan Musorkab masih menunggu hasil audiensi dengan Bupati Mempawah. Meski demikian, panitia menargetkan agenda tersebut dapat digelar pada rentang 12 hingga 16 Juli 2026.
Ia mengajak seluruh insan olahraga dan masyarakat Kabupaten Mempawah yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan demi melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia olahraga daerah.
"Kami berharap Musorkab berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa kemajuan serta meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Mempawah," pungkasnya.
Melalui Musorkab 2026, KONI Mempawah diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang visioner dan solid, sehingga pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah, prestasi olahraga terus meningkat, serta Kabupaten Mempawah semakin mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.[SK]