Sanggau (Suara Sanggau) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Prima di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kemenag Sanggau, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Sanggau serta petugas Kementerian Haji dan Umrah sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau H. Madrais, S.Pd., S.Ag., Kasubbag Tata Usaha Kemenag Sanggau, Kasi Pendidikan Madrasah, Kasubbag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah, serta Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sanggau, Aspoel.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Sanggau, H. Madrais, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan kebutuhan yang harus terus dilakukan oleh setiap instansi pemerintah, terlebih Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan berbagai layanan keagamaan dan kemasyarakatan.
Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan, tetapi juga dari sikap, komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Peningkatan kualitas pelayanan menjadi hal yang sangat penting untuk terus dilakukan. Kolaborasi dengan BSI merupakan langkah yang baik untuk memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Madrais juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia yang telah bersedia berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik pelayanan yang selama ini diterapkan dalam dunia perbankan.
Ia berharap seluruh materi dan pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi berharga bagi peserta dalam meningkatkan kualitas layanan di lingkungan kerja masing-masing.
“Kami mohon kepada tim BSI untuk berbagi pengalaman dan praktik pelayanan yang harmonis. Berikan ilmu tersebut kepada anak-anak kami agar mampu menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Madrais mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai sarana pengembangan kompetensi diri.
Menurutnya, pelayanan prima harus menjadi budaya kerja yang tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kehadiran institusi pemerintah.
Selain sesi bimbingan teknis, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenag Sanggau dan BSI terkait layanan pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) serta Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan layanan keuangan bagi ASN maupun tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama.
Pada sesi utama, para peserta mendapatkan materi mengenai konsep pelayanan prima, strategi membangun komunikasi yang efektif, penguatan etika pelayanan, hingga praktik langsung menghadapi berbagai karakter masyarakat dalam situasi pelayanan publik.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh narasumber dari BSI yang telah berpengalaman dalam pengelolaan layanan nasabah dan pengembangan budaya pelayanan berbasis kepuasan pelanggan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Sanggau berharap seluruh ASN dan petugas pelayanan dapat semakin profesional, responsif, ramah, dan mampu memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai harapan masyarakat.
Dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan dukungan sinergi bersama berbagai pihak, Kemenag Sanggau optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan publik yang modern, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan terpercaya.[SK]
