Sanggau (Suara Sanggau) – Sebanyak 23 Guru Pendidikan Agama Katolik di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) 5 serta penyusunan Laporan e-Kinerja Triwulan II Tahun 2026, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman para guru dalam mengelola administrasi kepegawaian berbasis digital, sekaligus memastikan pelaporan kinerja pegawai berjalan lebih tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau saat membuka kegiatan menekankan pentingnya pembaruan data kepegawaian pada aplikasi SIMPEG 5. Menurutnya, validitas data menjadi faktor krusial karena berkaitan langsung dengan berbagai layanan kepegawaian, mulai dari pembayaran gaji, tunjangan, hingga pemenuhan hak-hak aparatur sipil negara (ASN).
“Data yang akurat dan selalu diperbarui menjadi fondasi utama dalam pelayanan kepegawaian. Karena itu, setiap guru diharapkan aktif memastikan seluruh data pribadi maupun data kepegawaiannya sesuai dengan kondisi terkini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi layanan kepegawaian berbasis digital menuntut seluruh ASN untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Melalui pemanfaatan SIMPEG 5, pengelolaan data kepegawaian diharapkan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses ketika dibutuhkan.
Selain mendapatkan materi mengenai pengelolaan data kepegawaian, para peserta juga dibekali pemahaman terkait penyusunan laporan e-Kinerja Triwulan II Tahun 2026. Materi yang disampaikan meliputi penyelarasan sasaran kinerja, penginputan aktivitas kerja, hingga pelaporan capaian kinerja yang menjadi bagian penting dalam sistem penilaian ASN.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga melakukan praktik langsung memperbarui data pada aplikasi SIMPEG 5 dan menyusun laporan e-Kinerja. Sesi diskusi dan konsultasi turut dimanfaatkan untuk membahas berbagai kendala yang sering dihadapi dalam penggunaan aplikasi maupun penyusunan laporan kinerja.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya interaksi selama pelatihan, terutama dalam menggali solusi terhadap permasalahan teknis yang ditemui saat pengoperasian sistem.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Sanggau berharap kualitas pengelolaan administrasi kepegawaian dan pelaporan kinerja semakin meningkat. Dengan data yang valid serta laporan kinerja yang tersusun dengan baik, layanan kepegawaian di lingkungan Kemenag Sanggau diharapkan menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Bimtek ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendukung reformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.[Hermansyah]
