Pontianak (Suara Sanggau) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendorong Karang Taruna untuk semakin aktif mengambil peran dalam membantu pemerintah daerah menangani berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan berbasis sosial tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam penanganan kebencanaan, kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat..jpg)
Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat menghadiri kegiatan Temu Karya Karang Taruna Kalbar.SUARASANGGAU/SK
Hal itu disampaikan Ria Norsan usai membuka Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kalimantan Barat yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (12/7/2026).
Menurut Norsan, Karang Taruna memiliki posisi yang sangat penting karena lahir dan tumbuh di tengah masyarakat. Dengan jaringan organisasi yang tersebar hingga tingkat akar rumput, Karang Taruna dinilai memiliki kemampuan untuk bergerak cepat membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun persoalan sosial lainnya.
“Saya katakan bahwa Karang Taruna ini organisasi sosial yang mana tugasnya adalah dapat memberikan kontribusi terhadap masalah-masalah sosial di masyarakat, terutama misalnya saat terjadi banjir, kebakaran, dan lain sebagainya. Kalau bisa memang Karang Taruna kita harapkan turun bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, itu salah satu arahan saya,” ujar Norsan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus memberikan dukungan kepada Karang Taruna sebagaimana dukungan yang diberikan kepada berbagai organisasi kepemudaan lainnya. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan fungsi sosial dan kemasyarakatan.
“Sama dengan organisasi kepemudaan lainnya, kita tetap mendukung agar bisa bekerja sama dengan Karang Taruna,” katanya.
Lebih lanjut, Norsan menjelaskan bahwa banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang dapat menjalin kolaborasi dengan Karang Taruna dalam berbagai program kemasyarakatan. Salah satunya adalah kerja sama dalam bidang kebencanaan yang melibatkan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Banyak, terutama Dinas Sosial, kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah nanti bisa bekerja sama dengan Karang Taruna untuk action di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang, menyebut Temu Karya Daerah menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali eksistensi dan produktivitas Karang Taruna di Kalimantan Barat setelah beberapa waktu organisasi tersebut dinilai belum berjalan optimal.
Menurutnya, melalui forum tersebut, Karang Taruna melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat tata kelola kepengurusan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Hari ini Karang Taruna melaksanakan konsolidasi setelah sekian lama organisasi ini kurang berjalan dengan produktif di Kalimantan Barat. Hari ini berkat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami melaksanakan konsolidasi dalam bentuk Temu Karya, melakukan tata kelola organisasi di tingkat provinsi dan 12 kabupaten/kota. Insya Allah ke depan akan terus sampai ke tingkat RT dan RW,” ujarnya.
Bahtiar menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang memiliki mandat untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan tujuan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Kami Karang Taruna adalah organisasi yang memang tugasnya membantu kerja pemerintah dalam mewujudkan tujuan pembangunan, utamanya di bidang-bidang sosial. Kami juga berharap Pemerintah Provinsi Kalbar terus mendukung kami,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan nyata yang diberikan kepada Karang Taruna. Salah satunya melalui bantuan satu unit perahu karet yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan penanganan banjir di berbagai daerah.
“Alhamdulillah hari ini Karang Taruna Provinsi Kalbar dibantu perahu karet oleh Pemerintah Provinsi untuk dipergunakan dalam rangka menangani daerah-daerah yang banjir,” ungkapnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan Karang Taruna dalam merespons bencana yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, terutama saat musim hujan.
Melalui penguatan organisasi dan dukungan berbagai pihak, Karang Taruna Kalimantan Barat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, pemberdayaan pemuda, serta membantu pemerintah menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.[SK]