Sanggau (Suara Sanggau) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sgu melalui Koramil Sekayam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan dengan melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sotok.
Kodim 1204/Sgu melalui Koramil Sekayam melakukan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.SUARASANGGAU/SK
Danramil Sekayam, Kapten Inf Jufri, turut terjun langsung ke lapangan membantu proses pembangunan jembatan tersebut sebagai bentuk dukungan percepatan penyelesaian proyek yang menghubungkan Dusun Keladang I dengan Dusun Keladang II, Setogor, serta Sei Punyugan di wilayah Kecamatan Sekayam.
Ia menjelaskan, jembatan yang dibangun memiliki panjang bentang sekitar 80 meter dengan lebar Sungai Sekayam mencapai kurang lebih 69 meter. Kondisi medan di lokasi pembangunan cukup menantang, dengan kedalaman air berkisar antara 1 hingga 2 meter, sementara saat musim banjir ketinggian air dapat mencapai 6 meter dengan arus sekitar 1 meter per detik.
“Karakteristik sungai ini membuat proses pembangunan membutuhkan perencanaan yang matang serta kesiapan teknis yang maksimal agar konstruksi dapat berjalan aman dan sesuai target,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.255 jiwa masyarakat setempat. Selain meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga, keberadaan jembatan juga akan memperlancar aktivitas pendidikan anak-anak serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial antarwilayah.
Sebelum adanya jembatan, warga harus menempuh jalur alternatif sejauh kurang lebih 18 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 30 hingga 40 menit. Dengan hadirnya jembatan ini, jarak tempuh tersebut dipangkas secara signifikan sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih efisien.
“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi harus memutar jauh. Ini akan sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” tambahnya.
Saat ini, progres pembangunan telah memasuki tahap pengecoran blok angkur sebagai bagian penting dari struktur penyangga utama jembatan. Di lapangan, Babinsa Desa Sotok, Sertu Rusmanto, bersama warga setempat terus bergotong royong menyelesaikan pekerjaan konstruksi tersebut.
Kolaborasi TNI dan masyarakat ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan yang dilaksanakan oleh Kodim 1204/Sgu melalui Koramil Sekayam.[SK]