Kubu Raya (Suara Sanggau) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk menata kawasan Pasar Senggol di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, agar menjadi pusat perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat meninjau langsung kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi warga dan para pelaku usaha, Rabu (24/6/2026).
Bupati Kubu Raya Sujiwo saat meninjau pasar Senggol, Kuala Dua. SUARASANGGAU/SK
Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo mengaku menerima banyak masukan dari masyarakat yang menyampaikan rasa syukur atas pembangunan ruas jalan menuju kawasan Pasar Senggol. Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi karena akses yang semakin baik membuat jumlah pengunjung terus meningkat.
"Saya sudah lama tidak mengecek Pasar Senggol. Namun setelah turun langsung, saya menerima aspirasi masyarakat yang sangat bersyukur dan bahagia karena jalannya sudah terbangun dengan spesifikasi yang tinggi. Jalan ini memang belum selesai sepenuhnya, karena masih ada pekerjaan lanjutan di sisi kanan dan kiri yang akan dibeton," ujar Sujiwo.
Ia mengatakan, pembangunan jalan merupakan langkah awal dalam memperkuat kawasan perdagangan. Namun, infrastruktur yang baik harus diikuti dengan penataan lingkungan agar kawasan pasar menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.
Menurut Sujiwo, harapan masyarakat agar Pasar Senggol ditata secara menyeluruh akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah serta para pemilik bangunan dan pelaku usaha untuk menyusun konsep penataan kawasan.
"Masyarakat berharap Pasar Senggol ini bisa ditata dengan lebih rapi. Karena itu, nanti akan kita rapatkan bersama Dinas PU, Dinas Perdagangan, Bappeda, serta pihak pemilik bangunan dan pelaku usaha di kawasan ini. Jika masih ada perizinan yang perlu dilengkapi, seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dahulu dikenal sebagai IMB, akan kita dorong untuk segera diurus. Selanjutnya kita tata bersama agar kawasan ini semakin tertib dan menarik," katanya.
Sujiwo menilai Pasar Senggol memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat perdagangan di Kabupaten Kubu Raya. Dengan kondisi jalan yang kini jauh lebih baik, mobilitas masyarakat meningkat sehingga aktivitas jual beli juga semakin berkembang.
"Pasar ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Setelah jalannya mulus seperti sekarang, pengunjung dan konsumen semakin ramai. Karena itu, penataan kawasan menjadi penting agar perkembangan ekonomi yang terjadi dapat terus berkelanjutan," tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan konsep penataan kawasan secara komprehensif. Penataan tidak hanya difokuskan pada area pasar, tetapi juga mencakup bangunan usaha dan lapak pedagang yang berada di sepanjang jalan utama agar tercipta wajah kawasan yang lebih tertib dan representatif.
Sujiwo mengungkapkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk pemasangan resplang sebagai bagian dari upaya mempercantik kawasan perdagangan. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum bersama Satuan Polisi Pamong Praja mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai rencana.
"Kita sudah menyiapkan resplang untuk dipasang agar kawasan perdagangan tidak terlihat kumuh. Bahkan material pendukungnya juga sudah tersedia. Karena itu saya meminta Dinas PU dan Satpol PP untuk mengawal proses penataan ini, memastikan resplang terpasang, serta merapikan kembali area yang masih belum tertata dengan baik," tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan penataan lingkungan di sekitarnya. Jalan yang telah dibangun dengan kualitas baik, menurutnya, harus didukung oleh kawasan yang bersih, tertib, dan memiliki estetika sehingga mampu meningkatkan daya tarik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
"Ketika jalan sudah bagus, maka kanan-kirinya juga harus tertata dengan rapi. Ini membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat sangat penting karena memiliki peran besar dalam menjaga wajah kawasan strategis ini," jelas Sujiwo.
Melalui penataan yang terencana dan melibatkan seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap Pasar Senggol Kuala Dua dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, nyaman, dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan aktivitas usaha, penataan tersebut juga diharapkan menjadi model pengembangan kawasan strategis lainnya di Kabupaten Kubu Raya.
"Harapannya, perhatian tersebut tidak hanya untuk ruas Jalan Kuala Dua–Mekarsari, tetapi juga seluruh kawasan strategis lainnya di Kabupaten Kubu Raya," pungkas Sujiwo. [SK]