Anak 8 Tahun Tewas Tertabrak Truk di Tayan Hulu, Polisi Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Editor: Admin


Sanggau
(Suara Sanggau) – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang anak terjadi di wilayah Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Seorang anak berinisial DA (8) meninggal dunia setelah tertabrak sebuah truk saat berusaha menyeberang jalan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika sebuah truk Hino Bestelwagon dengan nomor polisi KB 8399 DL yang dikemudikan KS (34) melaju dari arah Batang Tarang menuju Sosok.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi mengaku telah membunyikan klakson karena melihat korban berdiri di tepi jalan. Korban sempat menoleh ke arah truk, namun secara tiba-tiba berlari menyeberang ketika kendaraan sudah berada dalam jarak yang sangat dekat.

Karena jarak yang tidak lagi memungkinkan untuk menghindar, tabrakan pun tidak dapat dicegah. Korban mengalami luka serius akibat benturan tersebut.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Simpang Parindu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, meski telah mendapat upaya pertolongan, nyawa DA tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolsek Tayan Hulu sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, truk hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian bumper depan.

Kapolsek Tayan Hulu, IPTU Trisna Mauludi, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan kronologi kecelakaan.

"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak merupakan kelompok yang sangat rentan saat berada di sekitar jalan raya," ujar IPTU Trisna Mauludi.

Ia mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain atau beraktivitas di dekat jalan yang dilalui kendaraan. Selain itu, para pengendara juga diminta untuk selalu mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan permukiman maupun lokasi yang banyak terdapat aktivitas warga.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Kehati-hatian pengemudi dan pengawasan orang tua merupakan kunci untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa," pungkasnya.[Hermansysah]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play