Summer Weekend Sanggau Jadi Ajang Silaturahmi, UMKM dan Syukuran May Day 2026

Editor: Admin

Wakil Bupati Sanggau didampingi Dandim Sanggau dan perwakilan Polres Sanggau saat memgikuti jalan santai di komplek tribun sabang merah.SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau) – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyebut kegiatan Summer Weekend yang digelar di Kabupaten Sanggau berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan sejumlah perusahaan sebagai bagian dari perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

“Kegiatan ini kita kolaborasi dengan perayaan Hari Buruh Internasional. Harapan kita kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan berkelanjutan,” ujar Susana, Sabtu (23/05/2026).

Menurutnya, Summer Weekend tidak hanya menghadirkan hiburan semata, tetapi juga menggabungkan berbagai kegiatan positif mulai dari olahraga, bazar UMKM, pertunjukan budaya hingga kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kepada lansia dan anak-anak.

“Ini kegiatan kreativitas yang harus terus kita berkelanjutan. Kami berkomitmen karena ini adalah pemanfaatan ruang publik terbuka. Semua kalangan silakan hadir di tempat ini,” katanya.

Susana menjelaskan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dengan adanya pelaku UMKM, ayam di pasar pasti laku habis saat persiapan, telur, tepung, semuanya akan berdampak. Saya harap masyarakat dari 15 kecamatan bisa datang saat weekend ke Kabupaten Sanggau. Mereka bisa menginap, akhirnya berdampak juga ke rumah makan,” jelasnya.

Selain sebagai ruang ekonomi kreatif, Summer Weekend juga diharapkan menjadi sarana promosi daerah dan kampanye kepedulian lingkungan. Susana mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tumbler saat menghadiri kegiatan.

“Pesan saya, dalam rangka mendukung lingkungan hidup, kita minta semua masyarakat tetap menjaga kebersihan. Ke depan kita minta lebih mengurangi penggunaan plastik dengan bawa tumbler air minum. Kalau badan sehat, aktivitas lain bisa jalan, tingkat kesejahteraan pasti bisa tercapai. Tapi kalau banyak duit tapi tidak sehat, percuma,” ucapnya.

Ia juga meminta dukungan media untuk membantu mempromosikan Summer Weekend agar dapat menjadi agenda rutin dua kali setiap bulan, yakni pada awal bulan dan akhir bulan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Disnakertrans Sanggau, Agun Sugianto, mengatakan sebanyak 24 perusahaan dan badan usaha turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan May Day yang dikolaborasikan dengan Summer Weekend di Tribun Sabang Merah Sanggau.

“Rinciannya, dua credit union dan 22 perusahaan sawit serta tambang, ditambah BPJS Ketenagakerjaan yang turut membantu dengan paket sembako,” ujarnya.

Menurut Agun, pelaksanaan May Day tahun ini berjalan lebih kondusif dan meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai peringatan Hari Buruh di Sanggau lebih tepat disebut sebagai bentuk syukuran karena berlangsung aman dan penuh kebersamaan.

“Biasanya Hari May Day dilakukan dengan demo. Tapi di Sanggau ini boleh dikatakan syukuran. Sanggau aman, buruhnya aman, terutama untuk kaitan May Day,” katanya.

Ia mengakui sempat terjadi gesekan kecil, namun seluruh persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan gejolak lebih besar.

“Kalau dikatakan bukan lagi peringatan, tapi syukuran May Day. Karena tidak ada gejolak dan sebagainya,” jelasnya.

Agun menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan bersifat terpusat, sedangkan pemerintah daerah memiliki peran menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.

“Yang kita di daerah selaku pembina itu mengendalikan kondisi yang ada di daerah, jangan sampai isu nasional terbawa-bawa juga ke daerah yang tidak bisa kita kendalikan,” pungkasnya.

Kegiatan Summer Weekend dan peringatan May Day 2026 tersebut juga semakin semarak dengan penampilan drumband binaan Kormi Sanggau yang menghibur masyarakat yang hadir.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play