Gaji Relawan Belum Dibayar, Dapur MBG di Sanggau Dinonaktifkan

Editor: Admin

Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena.SUARASANGGAU/SK
Sanggau (Suara Sanggau) – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, angkat bicara terkait aksi audiensi pekerja atau relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengeluhkan gaji belum dibayarkan.

Susana mengungkapkan, pada Sabtu lalu sejumlah relawan dapur MBG telah mendatanginya untuk meminta penyelesaian persoalan tersebut. Ia pun mendorong agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan, namun tetap membuka ruang pelaporan jika tidak ada titik temu.

“Beberapa relawan dapur MBG telah melakukan audiensi dengan saya terkait gaji yang belum dibayar. Saya minta diselesaikan secara kekeluargaan, namun jika tidak selesai, silakan lapor ke saya,” ujarnya, Senin (17/03/2026).

Di sisi lain, Susana juga mengungkapkan bahwa terdapat dua titik dapur MBG di Sanggau yang dinonaktifkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

“Dua dapur tersebut berada di Sanggau Permai dan Semuntai. Pemerintah daerah telah meminta Satuan Pelayanan Pengelolaan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kewajiban mereka, termasuk membayar gaji karyawan,” jelasnya.

Menurutnya, penonaktifan dapur MBG dilakukan karena sejumlah pelanggaran, mulai dari menu gizi yang tidak sesuai hingga fasilitas yang belum memenuhi standar kesehatan.

“Beberapa hal yang menjadi alasan penonaktifan adalah menu gizi yang tidak sesuai, IPAL yang tidak memadai, serta standar kesehatan yang belum terpenuhi,” tegas Susana.

Meski demikian, ia berharap persoalan ini tidak mengganggu jalannya program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat.

“Harapan saya, masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak mempengaruhi program yang sedang berjalan,” katanya.

Susana juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan oleh BGN, termasuk menjaga kebersihan dapur dan kelayakan fasilitas pendukung.

“Kami mendukung program ini, namun pelaksanaannya harus sesuai standar, baik dari sisi dapur maupun IPAL,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama BGN akan melakukan evaluasi melalui rapat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) terkait.

“Kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Satgas di Kabupaten Sanggau, kemungkinan setelah Lebaran,” pungkasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam memastikan program dapur MBG berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini